Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 17 Maret 2025 | 22.49 WIB

Chelsea Diperingatkan Soal Transfer Jadon Sancho: William Gallas Sarankan Batal Permanenkan Kontrak

Jadon Sancho saat di lapangan, kembali gagal tampil impresif, Chelsea kalah 1-0 dari Arsenal. (@sancho) - Image

Jadon Sancho saat di lapangan, kembali gagal tampil impresif, Chelsea kalah 1-0 dari Arsenal. (@sancho)

JawaPos.com- Mantan bek Chelsea, William Gallas, mengkritik performa Jadon Sancho saat melawan Arsenal dan menyarankan The Blues untuk mempertimbangkan kembali keputusan mereka untuk mengontraknya secara permanen.

Chelsea harus menelan kekalahan 1-0 dari Arsenal di Emirates Stadium pada Minggu (16/3) malam. Gol semata wayang Mikel Merino di babak pertama menjadi pembeda dalam laga tersebut. Tanpa kehadiran Cole Palmer yang sedang cedera, lini serang Chelsea tampil tumpul dengan hanya mampu mencatatkan tiga tembakan ke gawang dalam 90 menit.

Sancho, yang tampil sebagai starter untuk ketiga kalinya secara beruntun, kembali gagal menunjukkan performa terbaiknya. Setelah sempat menjanjikan di awal kedatangannya ke Stamford Bridge, pemain berusia 24 tahun itu mulai kehilangan sentuhan magisnya. Dalam tiga pertandingan pertamanya bersama Chelsea, ia berhasil mencatatkan tiga assist. Namun, sejak awal tahun 2024, kontribusinya menurun drastis dengan hanya satu assist dalam laga melawan Crystal Palace pada 4 Januari.

Chelsea merekrut Sancho dengan status pinjaman dari Manchester United di akhir jendela transfer musim panas. Kesepakatan tersebut memungkinkan The Blues untuk mempermanenkan kontraknya dengan nilai transfer antara GBP 22 juta hingga GBP 25 juta jika mereka finis di posisi ke-14 atau lebih tinggi di Premier League.

Namun, laporan terbaru menyebutkan bahwa Chelsea bisa saja membatalkan kesepakatan tersebut dengan membayar biaya kompensasi kepada United. Menanggapi performa Sancho yang mengecewakan, Gallas menilai Chelsea sebaiknya tidak mempertahankan sang pemain.

"Sancho punya bakat, semua orang tahu itu, tetapi entah kenapa dia tidak bisa menunjukkan performa terbaiknya. Di Borussia Dortmund, dia luar biasa. Namun, di Manchester United, dia kesulitan. Di Chelsea, ia sempat menunjukkan secercah performa lamanya, tetapi kemudian menghilang lagi," ujar Gallas. 

Gallas juga menyoroti betapa minimnya kontribusi Sancho dalam duel melawan Arsenal.

"Apakah Anda melihat dia melewati bek sayap lawan hari ini? Tidak. Dia tidak melakukan apapun. Dia selalu menerima bola, mencoba melakukan trik, lalu mengoper ke belakang. Kami ingin melihat lebih banyak darinya, terutama sebagai seorang winger." jelasnya.

Di sisi lain, pelatih Chelsea Enzo Maresca tetap optimistis timnya bisa bangkit setelah jeda internasional, terutama dengan kembalinya beberapa pemain kunci.

"Absennya tiga pemain dengan jumlah gol terbanyak bagi kami, yaitu Cole Palmer, Nicolas Jackson, dan Noni Madueke, sangat berdampak besar. Tidak satu pun dari mereka bermain hari ini. Itu sebabnya lini serang kami kesulitan," ungkap Maresca.

Meskipun mengalami kendala di lini serang akibat absennya beberapa pemain kunci, Maresca tetap optimistis dengan performa timnya.

"Namun, hingga saat ini, kami masih menjadi tim dengan jumlah gol tertinggi kedua atau ketiga di liga, yang berarti kami masih bermain cukup baik meskipun kehilangan pemain kunci. Tetapi jelas, kami akan tampil lebih baik jika mereka kembali."

Dengan performa Sancho yang masih di bawah ekspektasi, Chelsea kini menghadapi dilema besar terkait masa depannya. Apakah mereka akan tetap mempertahankannya atau memilih opsi untuk mengembalikannya ke Manchester United?

 
Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore