Oleksandr Zinchenko (Dok. Sky News)
Jawapos.com - Oleksandr Zinchenko tak bisa menyembunyikan kegembiraannya setelah Arsenal dipastikan bertemu Real Madrid di perempat final Liga Champions musim ini. Bek asal Ukraina itu siap menghadapi tantangan besar melawan tim yang memiliki sejarah panjang di kompetisi ini.
Zinchenko turut berkontribusi dalam keberhasilan Arsenal melaju ke perempat final dengan mencetak gol pembuka dalam hasil imbang 2-2 melawan PSV Eindhoven. Dengan hasil tersebut, Arsenal untuk pertama kalinya sejak 2010 berhasil mencapai fase ini dalam dua musim berturut-turut.
"Kami harus bangga dengan pencapaian ini," ujar Zinchenko, dilansir dari laman arsenal.com. "Tentu saja, kami mengincar sesuatu yang lebih besar, tapi itu harus dibuktikan di lapangan, bukan hanya dengan kata-kata. Saat ini, setiap pertandingan terasa seperti final bagi kami."
Menghadapi Real Madrid, Zinchenko menyadari tantangan besar yang menanti. "Mereka adalah salah satu klub terbesar di dunia, dengan 15 gelar Liga Champions dan pemain-pemain kelas dunia yang berpengalaman. Tapi kami harus menunjukkan permainan terbaik kami, dan kami semua sangat menantikan pertandingan ini," tambahnya.
Pemain berusia 27 tahun ini juga memiliki pengalaman menghadapi Madrid di babak gugur Liga Champions. Saat masih berseragam Manchester City, ia merasakan pahitnya kekalahan dramatis dari Los Blancos di semifinal 2022.
"Jangan ingatkan saya, itu kenangan yang menyakitkan!" katanya sambil tertawa. "Tapi itu pengalaman luar biasa. Saat bermain di tahap ini, Anda tidak boleh lengah sampai pertandingan benar-benar berakhir."
Menurutnya, menghadapi tim sekelas Madrid membutuhkan lebih dari sekadar strategi yang baik. "Anda harus berada di level terbaik Anda jika ingin menang dan mencapai sesuatu yang besar," tegas Zinchenko.
Selain aspek taktik dan teknik, ia juga menyoroti pentingnya mentalitas juara dalam pertandingan seperti ini.
"Saat menghadapi tim seperti Madrid, satu detik kelengahan bisa mengubah segalanya. Kami harus tetap fokus, disiplin, dan memanfaatkan setiap peluang yang ada," ujarnya.
Dalam laga melawan PSV, Zinchenko mencetak gol dengan tendangan keras di menit ke-6, tetapi memilih untuk tidak merayakannya secara berlebihan. Pasalnya, ia pernah bermain untuk klub asal Belanda itu saat masih berstatus pemain pinjaman dari Manchester City pada musim 2016/17.
"Saya memang tidak lama di sana, tapi saya punya banyak kenangan indah karena orang-orang di sana sangat baik kepada saya," katanya.
Zinchenko bahkan mengaku masih sering kembali ke Eindhoven untuk menghabiskan waktu di hari liburnya.
"Saya sangat mencintai tempat itu, bahkan setelah kembali ke City, saya tetap datang ke sana. Saya hanya berharap yang terbaik untuk mereka karena mereka adalah orang-orang luar biasa."
Arsenal kini tengah bersiap untuk menghadapi Madrid dengan optimisme tinggi. Zinchenko dan rekan-rekannya berharap bisa melangkah lebih jauh dan membawa The Gunners semakin dekat dengan trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
