
Klopp menyebut permainan Liverpool saat menang atas Fulham biasa saja
JawaPos.com-Community Shield di Stadion Wembley Minggu malam WIB (4/8) sudah dipanasi kemarin WIB (1/8). Ya, persaingan antara dua pelatih terbaik Premier League, Juergen Klopp (Liverpool) dan Pep Guardiola (Manchester City), juga terjadi untuk penghargaan pelatih pria terbaik dalam The Best FIFA Football Awards 2019.
Klopp dengan keberhasilannya membawa The Reds memenangi Liga Champions 2018–2019. Lalu, Pep bersama The Citizens menyapu bersih semua trofi domestik di Inggris. Premier League, Piala FA, Piala Liga, dan Community Shield.
Dari rekam jejak peraih gelar sebelumnya, Claudio Ranieri (2016) dan Zinedine Zidane (2017), semua berbekal sukses di level klub. Kompetisinya pun sama. Premier League (Ranieri bersama Leicester City) dan Liga Champions (Zidane dengan Real Madrid).
Sementara itu, pemenang tahun lalu adalah Didier Deschamps, pelatih yang membawa Prancis juara Piala Dunia 2018. Kalaupun ada pelatih timnas yang masuk nominasi, itu hanya Djamel Belmadi. Dia adalah pelatih kampiun Piala Afrika 2019 Aljazair.
Lalu, siapa yang unggul antara Klopp dan Pep? Media-media Eropa lebih menjagokan Klopp yang dua musim beruntun meloloskan Liverpool ke final Liga Champions. Der trainer berkebangsaan Jerman itu juga mendapat dukungan dari sesama nomine. Yakni, Erik ten Hag, tacticus Ajax Amsterdam.
Menurut Ten Hag, performa Liverpool musim lalu sangat sensasional. Kegagalan memenangi Premier League dianggap Ten Hag hanya ketidakberuntungan bagi Klopp.
”Anda sulit memungkiri bahwa musim 2018–2019 adalah musimnya Klopp,” kata Ten Hag kepada Alhemeen Dagblad.
Dukungan Ten Hag kepada Klopp terdengar ironi karena dia adalah pelatih yang menjadikan Pep sebagai role model. Mulai taktik permainan, kepala plontos, sampai gaya meneriaki pemain di pinggir lapangan.
”Dalam opini saya, Klopp lebih dari pelatih terbaik dunia. Apa yang dia dapat selama menangani Liverpool dan caranya mencapai sukses sangat impresif,” tutur Ten Hag.
Di sisi lain, absennya Maurizio Sarri dalam nominasi pelatih pria terbaik mengundang pertanyaan. Membawa Chelsea menjuarai Liga Europa di musim pertamanya jelas bukan capaian biasa.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
