← Beranda

Review Lenovo Legion Pro 5 16ARX8, Rata Kanan Berkat Ryzen 7 dan RTX 4070

Dhimas GinanjarSenin, 25 September 2023 | 23.45 WIB
Lenovo Legion Pro 5 16ARX8 dengan AMD Ryzen 7 7745HX dan kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 4070.

JawaPos.com - Jika mencari laptop gaming yang memiliki performa tinggi, layar lega, Lenovo Legion Pro 5 16ARX8 bisa dipertimbangkan. Laptop ini merupakan salah satu laptop gaming terbaru dari Lenovo yang menggunakan prosesor AMD Ryzen 7 7745HX dan kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 4070.

Kedua komponen itu menawarkan kinerja yang luar biasa untuk menjalankan berbagai game terbaru dengan kualitas tinggi dan frame rate tinggi. Selain itu, laptop ini dilengkapi dengan RAM16 GB dan ruang penyimpanan 1 TB. Bagaimana performanya? Berikut ulasannya.

Desain

Lenovo Legion Pro 5 16ARX8 dengan AMD Ryzen 7 dan 7745HX RTX 4070 memiliki desain yang elegan dan minimalis untuk laptop gaming. Laptop ini memiliki bodi yang terbuat dari aluminium dan plastik. Memiliki warna hitam dengan aksen pada logo Legion dan lampu RGB pada keyboard. Laptop ini memiliki dimensi 35,8 x 26 x 2,4 cm dan berat kurang dari 2,5 kg.

Lewat layar 16 inci-nya yang lebar, Lenovo Legion Pro 5 16ARX8 memiliki resolusi WQXGA (2560 x 1600) dan rasio aspek 16:10. Layar ini memiliki refresh rate 165 Hz atau 240 Hz tergantung kebutuhan. Mendukung Dolby Vision, AMD FreeSync, dan NVIDIA G-SYNC. Layar ini juga memiliki sudut pandang yang luas, warna yang akurat, dan kecerahan yang cukup.

Dengan refresh rate yang tinggi, membuat layarnya cocok untuk gaming karena memberikan gambar yang jelas, halus, dan imersif. Layar ini juga cocok untuk pekerjaan kreatif atau produktivitas karena memberikan ruang kerja yang lebih besar dan detail yang lebih banyak. Apalagi, ditunjang dengan keyboard gaming Legion TrueStrike dengan lampu RGB.

Lenovo Legion Pro 5 16ARX8 memiliki keyboard dengan backlight dan fitur anti-ghosting.
Lenovo Legion Pro 5 16ARX8 memiliki keyboard dengan backlight dan fitur anti-ghosting.

Keyboard ini memiliki tombol-tombol yang responsif, nyaman, dan akurat untuk gaming atau mengetik. Keyboard ini juga memiliki tombol Fn+Q untuk mengganti mode performa laptop, yaitu quiet, balanced, atau performance. Keyboard ini juga memiliki fitur anti-ghosting dan n-key rollover untuk mencegah kesalahan input saat menekan banyak tombol sekaligus.

Untuk suara, Lenovo Legion Pro 5 16ARX8 memiliki speaker stereo dengan daya output total 4W. Speaker ini dioptimalkan dengan teknologi Nahimic Audio yang dapat meningkatkan kualitas suara dan memberikan efek surround virtual. Speaker ini dapat menghasilkan suara yang jernih, kencang, dan seimbang untuk gaming atau multimedia.

Sedangkan dari segi konektivitas, laptop ini memilik port-port yang lengkap. Termasuk empat USB-A 3.2 (Gen 1), dua USB-C 3.2 (Gen 2), HDMI, Ethernet, dan audio jack 3,5 mm. Dilengkapi juga koneksi nirkabel dengan WiFi 6 dan Bluetooth 5.1.

Performa

Untuk membuktikan performa laptop ini, saya telah mencoba beberapa software benchmark populer. Software benchmark adalah program yang digunakan untuk mengukur kinerja suatu komponen atau sistem komputer dengan cara menjalankan beberapa tes atau simulasi.

Sisi kiri Lenovo Legion Pro 5 16ARX8 memiliki lubang sirkulasi udara yang besar.
Sisi kiri Lenovo Legion Pro 5 16ARX8 memiliki lubang sirkulasi udara yang besar.

 

Software benchmark dapat membantu kita mengetahui seberapa cepat atau lambat suatu komponen atau sistem komputer dalam melakukan tugas-tugas tertentu. Software benchmark juga dapat membantu membandingkan kinerja antara berbagai komponen atau sistem komputer yang berbeda. Berikut adalah hasilnya:

Cinebench R23: Software benchmark ini digunakan untuk mengukur kinerja prosesor dalam melakukan rendering gambar 3D. Software benchmark ini menggunakan teknologi rendering Redshift yang sama dengan software animasi Cinema 4D. Software benchmark ini memiliki dua mode tes, yaitu CPU multicore dan CPU singlecore. CPU multicore mengukur kinerja prosesor ketika menggunakan semua inti dan thread yang tersedia, sedangkan CPU singlecore mengukur kinerja prosesor ketika menggunakan satu inti saja.

Hasil uji Cinebench R23 dengan Lenovo Legion Pro 5 16ARX8
Hasil uji Cinebench R23 dengan Lenovo Legion Pro 5 16ARX8

Hasil tes dinyatakan dalam skor poin, semakin tinggi skor poin semakin baik kinerja prosesor. Laptop ini mendapatkan skor 17.174 poin untuk CPU multicore dan 1.818 poin untuk CPU singlecore. Durasi tes adalah 30 menit.

3DMark: Software benchmark ini digunakan untuk mengukur kinerja grafis dalam menjalankan game atau aplikasi berbasis grafis lainnya. Software benchmark ini memiliki beberapa tes yang berbeda sesuai dengan jenis API grafis, resolusi layar, dan fitur-fitur grafis yang digunakan. Beberapa tes yang saya coba adalah Fire Strike, Fire Strike Ultra, Port Royale, Time Spy, dan Storage benchmark.

Fire Strike dan Fire Strike Ultra mengukur kinerja grafis dengan menggunakan API DirectX 11 pada resolusi 1080p dan 4K. Port Royale mengukur kinerja grafis dengan menggunakan API DirectX 12 dan fitur ray tracing pada resolusi 1440p. Time Spy mengukur kinerja grafis dengan menggunakan API DirectX 12 pada resolusi 1440p. Storage benchmark mengukur kinerja media penyimpanan dalam melakukan operasi baca dan tulis.

Hasil tes dinyatakan dalam skor poin, semakin tinggi skor poin semakin baik kinerja grafis atau media penyimpanan. Laptop ini mendapatkan skor 26.797 poin untuk Fire Strike, 6.690 poin untuk Fire Strike Ultra, 6.755 poin untuk Port Royale, 11.189 poin untuk Time Spy, dan 2.580 poin untuk Storage benchmark.

Tangkapan layar CPU dan GPUZ untuk Lenovo Legion Pro 5 16ARX8
Tangkapan layar CPU dan GPUZ untuk Lenovo Legion Pro 5 16ARX8

PCMark 10 Extended: Software benchmark ini digunakan untuk mengukur kinerja sistem komputer secara keseluruhan dalam melakukan berbagai tugas sehari-hari yang mencerminkan kebutuhan kantor modern. Software benchmark ini memiliki empat kelompok tes, yaitu Essentials, Productivity, Digital Content Creation, dan Gaming.

Essentials mengukur kinerja sistem komputer dalam melakukan tugas-tugas dasar seperti browsing web, video chat, dan email. Productivity mengukur kinerja sistem komputer dalam melakukan tugas-tugas produktivitas seperti mengetik dokumen, membuat spreadsheet, dan presentasi. Digital Content Creation mengukur kinerja sistem komputer dalam melakukan tugas-tugas kreatif seperti mengedit foto, video, dan audio. Gaming mengukur kinerja sistem komputer dalam menjalankan game dengan berbagai pengaturan grafis.

Hasil tes dinyatakan dalam skor poin, semakin tinggi skor poin semakin baik kinerja sistem komputer5. Laptop ini mendapatkan skor 10.608 poin untuk PCMark 10 Extended, 10.961 poin untuk Essentials, 11.195 poin untuk Productivity, 12.499 poin untuk Digital Content Creation, dan 22.308 poin untuk Gaming.

Dari hasil di atas, dapat dilihat bahwa laptop ini memiliki performa yang sangat baik dalam menjalankan berbagai software benchmark yang menantang. Laptop ini menunjukkan kinerja prosesor yang tinggi baik dalam mode multicore maupun singlecore. Laptop ini juga menunjukkan kinerja grafis yang tinggi dalam menjalankan game atau aplikasi berbasis grafis lainnya dengan berbagai resolusi dan fitur-fitur grafis canggih seperti ray tracing.

Port pada Lenovo Legion Pro 5 16ARX8 berada di belakang laptop dan lengkap.
Port pada Lenovo Legion Pro 5 16ARX8 berada di belakang laptop dan lengkap.

Laptop ini juga menunjukkan kinerja media penyimpanan yang responsif dalam melakukan operasi baca dan tulis. Laptop ini juga menunjukkan kinerja sistem komputer yang tinggi dalam melakukan berbagai tugas sehari-hari yang mencerminkan kebutuhan kantor modern.

Games

Lenovo Legion Pro 5 16ARX8 dengan AMD Ryzen 7 7745HX dan RTX 4070 memiliki performa yang sangat baik untuk menjalankan berbagai game AAA. Prosesor AMD Ryzen 7 7745HX merupakan bagian dari generasi Dragon Range (Zen 4) yang menawarkan kinerja tinggi dan hemat daya. Prosesor ini memiliki delapan core dan 16 thread dengan kecepatan dasar 3,6 GHz yang bisa diboost hingga 5,1 GHz.

Prosesor ini juga mendukung fitur-fitur untuk gaming seperti Precision Boost Overdrive, Smart Access Memory, dan AMD FidelityFX Super Resolution. Kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 4070 juga merupakan kartu grafis kelas atas yang memiliki VRAM 8 GB GDDR6 dan TDP 140 W. Kartu grafis ini mendukung fitur-fitur canggih seperti ray tracing, DLSS, dan NVIDIA G-SYNC.

Kombinasi prosesor dan kartu grafis ini membuat laptop ini mampu menjalankan game-game seperti Cyberpunk 2077, Forza Horizon 5, Call of Duty: Modern Warfare II, dan Death Stranding dengan pengaturan grafis tinggi atau maksimal pada resolusi WQXGA. Untuk membuktikan performa laptop ini, saya telah mencoba beberapa game populer. Data ini didapat tanpa mengaktifkan AMD Radeon Adrenalin software untuk nge-boost performa. Berikut adalah hasilnya:

Street Fighter V: Game ini dapat dijalankan dengan lancar pada pengaturan grafis maksimal pada resolusi WQXGA. CPU hanya digunakan sekitar 2 persen, GPU sekitar 32-35 persen, VRAM sekitar 23 persen, dan RAM sekitar 60-61 persen. FPS terkunci pada 60.

GTA V: Game ini dapat dijalankan dengan lancar pada pengaturan grafis maksimal rata kanan pada resolusi WQXGA. CPU hanya digunakan sekitar 3 persen, GPU sekitar 17-35 persen, VRAM sekitar 47 persen, dan RAM sekitar 77 persen. FPS berkisar antara 61-64.

Forza Horizon 5: Game ini dapat dijalankan dengan lancar pada pengaturan grafis ekstrem dengan DLSS aktif pada resolusi WQXGA. CPU digunakan sekitar 10 persen, GPU sekitar 83-88 persen, VRAM sekitar 94 persen, dan RAM sekitar 91 persen. FPS berkisar antara 106-113.

Cyberpunk 2077: Game ini dapat dijalankan dengan cukup lancar pada pengaturan grafis tinggi dengan DLSS aktif dan preset Ray Tracing Overdrive pada resolusi WQXGA. CPU digunakan sekitar 6 persen, GPU sekitar 51-55 persen, VRAM sekitar 84 persen, dan RAM sekitar 79 persen. FPS berkisar antara 43-47.

Call of Duty: Modern Warfare II: Game ini dapat dijalankan dengan lancar pada pengaturan grafis ekstrem dengan DLSS aktif pada resolusi WQXGA. CPU digunakan sekitar 10 persen, GPU sekitar 61-66 persen, VRAM sekitar 79-83 persen, dan RAM sekitar 93 persen. FPS berkisar antara 96-106.

Genshin Impact: Game ini dapat dijalankan dengan lancar pada pengaturan grafis tinggi pada resolusi WQXGA. CPU hanya digunakan sekitar 3 persen, GPU sekitar 54 persen, VRAM sekitar 27 persen, dan RAM sekitar 71 persen. FPS terkunci pada 60.

Death Stranding: Game ini dapat dijalankan dengan lancar pada pengaturan grafis sangat tinggi pada resolusi WQXGA. CPU digunakan sekitar 6-9 persen, GPU sekitar 83-87 persen, VRAM sekitar 58 persen, dan RAM sekitar 75 persen. FPS berkisar antara 117-133.

PUBG: Battlegrounds: Game ini dapat dijalankan dengan lancar pada pengaturan grafis ultra pada resolusi WQXGA. CPU digunakan sekitar 6-11 persen, GPU sekitar 81-93 persen, VRAM sekitar 48 persen, dan RAM sekitar 78 persen. FPS berkisar antara 123-150.

Dari hasil di atas, dapat dilihat bahwa laptop ini mampu menjalankan game-game populer dengan kualitas grafis tinggi atau maksimal pada resolusi WQXGA dengan frame rate yang tinggi atau stabil. Laptop ini juga tidak mengalami masalah overheating atau throttling, berkat sistem pendingin Legion Coldfront 3.0 yang efektif. Laptop ini juga memiliki baterai yang cukup tahan lama untuk gaming, yaitu sekitar 4 jam pada pengaturan balanced.

EDITOR: Dhimas Ginanjar