JawaPos Radar

Kecelakaan Beruntun 3 Mobil di Semarang, 2 Tewas

18/05/2018, 20:00 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Kecelakaan Beruntun 3 Mobil di Semarang, 2 Tewas
Kondisi truk ringsek setelah tertabrak mobil boks. (Tunggul Kumoro/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kecelakaan beruntun terjadi di kawasan industri Krapyak, tepatnya Jalan Gatot Subroto Blok 26, Semarang, Jumat (18/5). Kecelakaan melibatkan tiga kendaraan terdiri dari dua truk dan sebuah mobil boks. Akibat kejadian ini, dua orang dinyatakan meninggal dunia.

Dua korban meninggal diketahui bernama Kasiran, 51. Pengemudi dump truck bernopol H 1964 DG ini meninggal saat perjalanan menuju RS Permata Medika Semarang. Kemudian Sumanto, 53, pengemudi truk bernopol K 1932 AK, tewas di lokasi dengan luka pada bagian bibir, patah tangan dan kaki.

Menurut Kanit Laka Polrestabes Semarang, AKP Sugito, kecelakaan bermula sekitar pukul 10.00 WIB. Yakni ketika dump truk bernopol H 1964 DG bermuatan tanah yang dikemudikan oleh Kasiran melaju dari arah Barat atau blok 27 menuju arah timur atau Kawasan Industri Candi.

Kondisi jalan yang menurun, diduga membuat Kasiran kurang awas pada pandangan depan. Perkiraan lain, korban tidak mampu mengendalikan laju kencang kendaraannya hingga menabrak kendaraan mobil boks bernopol H 1342 MW yang berada tepat di depan truk.

“Mobil boks terdorong ke depan kemudian menghantam truk yang dikendarai korban Sumanto. Yang pada saat itu dalam kondisi terparkir menghadap ke timur,” jelas Sugito saat dihubungi, Jumat.

Praktis, keadaan tersebut membuat korban Sumanto tergencet pada badan kendaraan. Sedangkan pengemudi mobil boks selamat dengan mengalami luka serius berupa patah kaki kiri dan luka robek pada telapak kaki kiri. "Sekarang dirawat di RS Permata Medika Semarang, sedangkan sopir dump truk (Kasiran) meninggal dalam perjalanan,” imbuh Sugito.

Sementara Satpam Artatama Asasta Abadi, Agus Supriyadi, 38, yang mengaku berada tak jauh dari lokasi saat peristiwa nahas itu terjadi mengatakan dirinya sempat mendengar bunyi klakson berulang dari dump truk yang dikendarai oleh Kasiran.

Dikatakannya, saat menuju lokasi kejadian, ia mendapati posisi mobil boks sudah terguling. “Sopir truk merah (Sumanto) itu milik Garuda itu sedang tidur sepertinya, kegencet langsung tewas. Menurut saya itu dump truknya rem blong karena dari jauh sudah terdengar berkali-kali dia klakson,” imbuhnya.

Atas kejadian ini, Kasat Lantas Polrestabes Semarang AKBP Yuswanto Ardi menjelaskan jajarannya akan memanggil pihak perusahaan truk. Dengan keperluan pemeriksaan guna mengetahui apakah ada unsur kelalaian terkait kejadian ini.

“Dalam kecelakaan yang melibatkan kendaraan niaga pertama pasti saya
akan mencari apakah ada kelebihan beban. Nanti akan kami panggil dari perusahaan dan meminta dishub untuk memeriksa beban kendaraan,” tegasnya.

(gul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up