JawaPos Radar

Perburuan Teroris Terus Digeber, 2 Hal Ini Tak Boleh Bocor ke Publik

18/05/2018, 16:08 WIB | Editor: Imam Solehudin
Bom Surabaya
Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto. Mabes Polri memastikan bahwa perburuan terhadai jaringan teroris terus dilakukan. Korps Bhayangkara juga mendapat bantuan dari TNI (Dok.JawaPos)
Share this image

JawaPos.com - Ancaman teror tampaknya masih menghantui Indonesia. Pasca rusuh di Rutan Kompleks Mako Brimob, Kelapa Dua Depok, Jawa Barat, dua pekan lalu, secara masif terduga teroris melancarkan aksinya.

Namun polisi juga tak mau ketinggalan. Mereka terus memburu mereka guna meminimalisir realisasi aksi teror itu.

"Semua kita usut, dimana-mana kita usut," tegas Kepala Divisi Humas Mabes Polri di Markas Besar Korps Bhayangkara, Jakarta, Jumat (18/5).

Setyo mengungkapkan, kepolisian mendapat bantuan dari TNI untuk mencari keberadaan para terduga teroris.

"(Bantuan TNI) sampai revisi UU Terorisme disahkan DPR," imbuhnya.

Soal adakah informasi baru terduga teroris ditangkap tim Densus 88 Antiteror, Setyo mengaku belum mendapat informasi secara lengkap.

Namun yang pasti hal ini menurutnya tidak perlu dipublikasi. "Saya khawatir jika wartawan ekspos, masyarakat semakin takut," kata dia.

Lebih jauh dia mengatakan, Kepolisian juga mengusut mengenai pendanaan para terduga teroris itu. Akan tetapi lagi-lagi, Setyo engan membeberkannya.

"Teknis, tidak boleh dibuka, itu teknis sudah diungkap," pungkasnya.

(dna/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up