JawaPos Radar

Nodai Siswinya, Guru Ngaji Ditangkap Polisi

18/05/2018, 15:49 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Nodai Siswinya, Guru Ngaji Ditangkap Polisi
Ilustrasi (Pixabay.com)
Share this image

JawaPos.com - Seorang guru baca tulis Quran (BTQ) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) 3 Cikarang Utara, Rosadi alias Muhammad Imron, 32, mencabuli siswinya sendiri berinisial AH, murid kelas 2 SMP saat pelajaran ekskul, Sabtu (8/4).

Kasubag Humas Polres Metro Bekasi, AKP Sukrisno menerangkan, keduanya mempunyai hubungan spesial layaknya orang pacaran. Sehingga, pelaku memanfaatkan kepolosan siswinya untuk melakukan perbuatan cabul diruangan Rohis sekolah.

"Enggak intens, dia kalau ada kesempatan aja, gurunya memanfaatkan. Bukan pacaran seperti orang dewasa, mereka cuma ketemu di lingkungan sekolah aja, enggak ada pergi bareng atau apa, karena mereka kan guru sama murid," kata Sukrisno saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (18/5).

Lanjut ditambahkannya, tindakan cabul itu dilakukan dengan memeluk, mencium, hingga menyentuh buah dada korban. Bahkan, korban telah disetubuhi selama satu kali. "Awalnya ya di rayu, ya mungkin di paksa juga, kalau enggak dirayu atau paksaaan enggak mungkin lah, karena juga peluang nya ada diruangan rohis," ungkapnya.

Kemudian, si korban pun melaporkan kejadian tersebut kepada orang tuanya, sehingga dilanjutkan kepolisian. Sementara tersangka ditangkap polisi di rumahnya. "Ia si anak melaporkan ke orang tua. Ditangkap (pelaku) dirumahnya," pungkasnya.

Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa satu potong baju olahraga warna abu-abu, satu potong celana panjang warna biru muda, satu kaos putih, satu potong BH ungu, dan satu potong celana dalam warna putih motif bunga.

Atas perbuatannya itu,  Rosadi terancam (Pasal 81 UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan Ancaman Hukuman Pidana Penjara Paling lama 15 Tahun

(eve/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up