JawaPos Radar

ISIS Labeli Ustad Bachtiar Nasir sebagai Ulama Murtad

17/05/2018, 21:28 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Ustad Bachtiar Nasir
Ustad Bachtiar Nasir (UBN), mantan Ketua GNPF MUI itu dianggap sebagai ulama murtad di Indonesia oleh ISIS. (fajar/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Setelah serangkaian aksi teror yang terjadi di berbagai wilayah  Indonesia, ISIS mengeluarkan buletin Al Fatihin edisi ke-10. Buletin berbahasa Indonesia itu tersebar dalam bentuk digital dalam pesan WhatsApp sejak Senin (14/5).

Dalam edisi tersebut, ISIS mengklaim serangan aksi teror di Indonesia adalah aksi jihad melawan pemerintah yang tidak menerapkan hukum Islam atau dicap toghut.

Dari informasi dihimpun, buletin Al Fatihin telah terbit sejak Juni 2016. Isinya memberitakan soal sejumlah serangan perjuangan ISIS di sejumlah negara Timur Tengah, Eropa, dan Asia. Buletin tersebut dikabarkan tersebar di kalangan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Indonesia.

Al Fatihin edisi ke-10 menyebut kerusuhan di Mako Brimob Depok Kelapa Dua sebagai aksi pembebasan para anggota ISIS dari belenggu toghut. Kemudian pada halaman sebelas, buletin itu memuat foto Ustad Bachtiar Nasir (UBN). Mantan Ketua GNPF MUI itu dianggap sebagai ulama murtad di Indonesia.

"Ulama murtad menangisi orang-orang kafir yang binasa," tulis redaksi Al Fatihin di bawah foto UBN.

Lalu dijelaskan pula bahwa ulama murtad adalah mereka yang menyeru umat kepada pintu jahanam dan merusak kaum muslimin. Hal itu dikait-kaitkan lagi dengan foto UBN.

"Mereka telah membuat kedustaan di dalam agama serta memfitnah para pengemban jihad dan kaum salihin. Mereka merupakan target serangan yang syar’i. Mereka tidak memiliki perjanjian atau keselamatan, dan harus diperangi," tulis isi buletin tersebut. 

(jpg/ce1/aim/gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up