JawaPos Radar

Hanura Kubu OSO: Mimpi Sudding Rebut DPP Kandas!

17/05/2018, 20:44 WIB | Editor: Dimas Ryandi
OSO dan Herry Lontung
Kepengurusan yang dipimpin oleh Ketua Umum DPP Hanura Oesman Sapta Odang dan Sekjennya Herry Lontung dinyatakan Sah. (JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) kubu Oesman Sapta Odang (OSO) menyambut baik putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), yang telah menolak gugatan yang dilakukan oleh ‎kubu Sarifuddin Sudding.

‎Wakil Ketua Umum Partai Hanura kubu OSO ‎Sutrisno Iwantono mengatakan, saat ini SK dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) telah sah karena adanya putusan tersebut.

"Jadi putusan PTUN ini menunjukkan bahwa kepengurusan mereka (Sudding) tidak diakui oleh Kemenkumham dan SK Menkumham y‎ang ketua umumnya OSO dan sekjennya Herry Lotung Siregar masih sah dan belum dicabut secara hukum," ujar Sutrisno dalam konfrensi pers di DPP Partai Hanura, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (17/5).

Sudding dan Daryatmo
Mimpi Hanura kubu Sudding dan Daryatmo dianggap kandas seiring munculnya putusan PTUN yang menolak gugatannya. (JawaPos.com)

Oleh sebab itu secara otomatis, lanjut Sutrisno, kubu Sarifuddin Sudding ilegal apabila tetap mengatasnamakan Partai Hanura. "Semunya sudah final dan mimpi Sudding merebut DPP kandas," paparnya.

Adanya putusan tersebut tentu saja semakin membuat Partai Hanura kubu OSO 'percaya diri' dalam menghadapi Pemilu 2019 mendatang. Karena itu, Sutrisno berharap, semua kader Hanura di daerah bisa untuk lebih fokus memenangkan Pemilu 2019 mendatang.

"Kami di DPP  meminta pada kader untuk tetap bekerja seperti biasa, dan tetap progresif di dalam mempersiapkan diri untuk Pemilu 2019," katanya.

Lebih lanjut, Sutrisno juga menegaskan, DPP saat ini sudah semakin intens dan total mempersiapkan kerja politik di 2019 mendatang. Karena itu, para kader jangan terpengaruh dengan kubu Sudding yang terus mengatasnamakan Partai Hanura.

"Kita yakin dengan putusan ini, Hanur semakin kokoh, dan semakin maju ke depan untuk memenangkan pemilu," pungkasnya.

Sekadar informasi PTUN memutuskan menolak gugatan permohonan yang dilakukan oleh Partai Hanura kubu Sudding. Permohonoan itu diketahui bernompor 12/PTUN-JKT/2018 tentang kepengurusan DPP Partai Hanura.

Permohotan gugatan kubu Sudding itu, diketahui untuk membatalkan SK Kemenkumham yang mengesahkan kepengurusan Partai Hanura kubu OSO.

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up