JawaPos Radar

Harga Naik, Warga Malang Banyak Jual Emas

17/05/2018, 16:42 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Emas perhiasan
ILUSTRASI: Perhiasan jenis gelang dan cincin mulai banyak dijual masyarakat Kota Malang saat harga emas mulai tinggi. (Fisca Tanjung/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Awal bulan Ramadan, masyarakat Kota Malang berbondong-bondong menjual emas perhiasannya. Hal itu dikarenakan harga emas yang semakin tinggi. Saat ini, harga emas telah menyentuh angka Rp 515 ribu per gram. Padahal sebelumnya masih berada di angka Rp 495 ribu per gram.

Pemandangan banyaknya warga yang menjual emas salah satunya terlihat di toko Bulan Purnama, Pasar Besar Kota Malang. Salah satu penjaga toko, Yuli Anto, 38, mengatakan jika saat ini sedang tren masyarakat menjual emasnya. "Mulai lulusan sekolah, banyak yang jual," ujarnya ketika ditemui JawaPos.com, Kamis (17/5).

Menurut Yuli, meningkatnya penjualan emas dikarenakan beberapa faktor. Salah satunya faktor dolar yang sempat menyentuh angka Rp 14 ribu. Selain itu juga karena teror bom di Surabaya beberapa waktu lalu yang mempengaruhi harga emas. "Emas bukan tergantung lebaran. Tapi geo politik dan ekonomi. Isu bom kemarin juga berpengaruh," jelasnya.

Pada pertengahan April lalu, harga emas masih di angka Rp 495 ribu per gram. Namun perlahan mulai merangkak naik. Mulai dari Rp 500 ribu per gram, Rp 510 ribu per gram, hingga sekarang mencapai Rp 515 ribu per gram.

Maka tidak heran jika hal itu dimanfaatkan masyarakat untuk berbondong menjual emas mereka. "Paling banyak (dijual) perhiasan. Kayak cincin dan gelang," ujarnya.

Tren penjualan emas biasanya akan berlangsung hingga pertengahan bulan puasa. Ketika mendekati Hari Raya Idul Fitri, masyarakat justru banyak yang membeli emas.

(fis/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up