JawaPos Radar

Pencipta Lagu Perdamaian, KH Bukhori Masruri Tutup Usia

17/05/2018, 16:25 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Mantan Ketua PWNU Jawa Tengah KH Bukhori Masruri
Mantan Ketua PWNU Jawa Tengah KH Bukhori Masruri (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Mantan Ketua PWNU Jawa Tengah KH Bukhori Masruri atau yang lebih dikenal dengan Abu Ali Haidar, wafat pada Kamis (17/5) sekitar pukul 08.30 WIB. Pria yang juga dikenal sebagai pencipta lagu hit tahun 80-an berjudul Perdamaian dan dipopulerkan oleh grup vokal Nasyida Ria dan Gigi itu meninggal pada usia 77 tahun.

Almarhum KH Bukhori, menurut putra pertamanya, Haedar Buchori meninggal akibat penyakit jantung yang telah lama diidapnya. "Jantung bapak itu bocor, ditambah bapak sudah sepuh jadi daya dorongnya lemah," ujarnya ketika ditemui di rumah duka, Perum Bumi Wonomukti, RT 4/RW 5, Sambiroto, Tembalang, Kota Semarang. 

Haedar mengatakan, sang ayahanda kerap kali menolak saat hendak dibawa ke rumah sakit. Dengan alasan ingin berada di rumah saja bersama keluarga. Menurutnya, almarhum padahal telah mengeluhkan rasa sakitnya sejak Jumat (12/5) kemarin. Namun, baru mau dibawa ke Rumah Sakit Sultan Agung Semarang pada Rabu (16/5) malam.

KH Bukhori Masruri
Suasana pengantaran jenazah Bukhri Masruri dari rumah duka menuju pemakaman TPU Giriloyo, Semarang, Kamis (17/5). (Tunggul Kumoro/JawaPos.com)

"Saya kan tinggalnya di Salatiga, nah bapak ini saya dengar malah sempat ngisi pengajian juga di Kudus sana kalau nggak salah Rabu minggu lalu. Jumatnya juga sebenarnya mau ngisi (pengajian) lagi tetapi minta gantikan saya," katanya lagi.

Jenazah pencipta sederet lagu kondang seperti Palestina, Wartawan Ratu Dunia, Keadilan, dan Tahun 2000 itu akhirnya dimakamkan di TPU Giriloyo tak jauh dari rumah duka sekitar pukul 15.00 WIB. Almarhum meninggalkan lima putra, tiga putri, dan 12 cucu.

"Ya saya mohon maaf kalau almarhum ada salah dan semoga dimaafkan. Mohon doanya semoga husnulkhatimah, terima kasih," tandasnya.

Sementara saat di rumah duka, nampak sejumlah tokoh yang hadir untuk mendoakan jenazah sebelum dibawa ke peristirahatan terakhir. Di antaranya, Gubernur Jateng nonaktif Ganjar Pranowo, Ketua MUI Jateng Daroji, Ketua DPW PPP Jateng Masrukhan Syamsurie.

Terlihat pula sejumlah personel dari grup vokal Nasyida Ria. Tk sedikit dari mereka yang kemudian menitikkan air mata terutama saat jenazah digotong ke area pemakaman.

(gul/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up