JawaPos Radar

Dede dan Hilda, Kartini Indonesia Pertama yang Taklukan 7 Puncak Dunia

17/05/2018, 14:40 WIB | Editor: Novianti Setuningsih
7 Summit
Fransiska Dimitri Inkiriwang dan Mathilda Dwi Lestari, dua mahasiswi Indonesia pertama yang berhasil mendaki 7 puncak dunia. (Istimewa for Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com -  Fransiska Dimitri (Dede) dan Mathilda Dwi Lestari (Hilda) berhasil mengibarkan bendera merah putih di puncak Everest pada 17 Mei 2018. Dua mahasiswi asal Bandung tersebut mencapai puncak setelah sekitar satu bulan lamanya mendaki.

Mereka berangkat dari titik pertama pendakian (Shin Gompa) menuju titik berikutnya pada Selasa (3/4) hingga berhasil mencapai puncak pada 17 Mei 2018. Sekitar pukul 05.50 waktu Kathmandu atau 07.05 WIB, puncak Everest pun berhasil diraih keduanya. Ucapan terima kasih dan rasa haru pun meliputi keduanya.

"Terima kasih atas seluruh dukungan bangsa Indonesia yang selalu mendoakan dari ibu pertiwi," kata mereka kompak sebagaimana keterangan yang diterima dari tim The Women of Indonesia's Seven Summits Expedition (WISSEMU), Kamis (17/5).

7 Summit
Salah satu tantangan Dede dan Hilda menaklukan puncak dunia. (Istimewa for Jawa Pos)

Diketahui, Fransiska Dimitri Inkiriwang dan Mathilda Dwi Lestari adalah perempuan masa kini yang tergabung dalam WISSEMU. Dua perempuan muda berusia 24 tahun adalah mahasiswi dari Universitas Parahyangan (Unpar), yang memulai pendakian terakhirnya di puncak Everest dan berencana mengibarkan bendera Merah Putih di sana.

Sebelumnya, enam puncak gunung tertinggi di dunia, yaitu Gunung Cartensz Pyramid (4.884 mdpl), Gunung Elbrus (5.642 mdpl), Gunung Kilimanjaro (5.895 mdpl), Gunung Aconcagua (6.962 mdpl), Gunung Vinson Massif (4.892 mdpl), dan Gunung Denali (6.190 mdpl) telah berhasil ditaklukan keduanya.

"Keberhasilan ini kami persembahkan untuk persatuan bangsa!! BANGKIT INDONESIA!!," sambung Hilda.

Sementara itu, ekspedisi ini didukung oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI), Multikarya Asia Pasifik Raya (MKAPR), Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), dan Mahitala UNPAR.

Mari terus doakan keselamatan Hilda dan Dede dalam perjalanan pulang kembali ke tanah air dalam kondisi sehat.

(ce1/yln/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up