JawaPos Radar

Marak Teror Bom, DPR Bakal Panggil Budi Gunawan

17/05/2018, 14:20 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari 
Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari  (Ari Purnomo/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - DPR RI akan melakukan evaluasi kinerja Badan Intelijen Negara (BIN) terkait maraknya aksi teror di beberapa lokasi. Salah satu yang akan dipanggil adalah Kepala BIN, Komjen Pol Budi Gunawan.

Evaluasi dilakukan untuk memastikan bahwa BIN tidak kecolongan terkait aksi bom yang menewaskan sejumlah korban. Hal ini sebagaimana disampaikan Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari di sela mengunjungi pameran foto Refleksi Peristiwa Mei 1998 di Monumen Pers, Solo, Jateng, (17/5).

Pada kesempatan tersebut, politikus dari PKS itu menambahkan, selama ini kinerja BIN sudah cukup bagus. Sehingga, ketika ada beberapa aksi teror yang lolos dari pengawasan menjadi bahan yang harus dicari tahu penyebabnya. 

"Nanti kami lakukan evaluasi kemampuan intelijen, selama ini kemampuan intelijen sudah lebih dari cukup. Itu penyebabnya dari mana," ungkapnya kepada JawaPos.com, Kamis (17/5).

Pria yang akrab disapa Kharis itu tidak bisa menyimpulkan bahwa maraknya aksi teror di beberapa lokasi itu karena BIN sudah kecolongan. Ada banyak kemungkinan yang terjadi ketika informasi awal terkait keberadaan jaringan teroris itu sudah didapatkan. 

Selama ini, BIN hanya bersifat mendeteksi dan memberikan informasi awal mengenai adanya potensi terorisme. Selanjutnya, informasi itu disampaikan kepada pihak keamanan. Tidak menutup kemungkinan, informasi tersebut tidak mendapatkan tanggapan dari pihak keamanan. Sehingga, aksi teror bisa lolos dari pengawasan.

"Informasi awal mungkin sudah memadai, tapi belum ada tanggapan. Dan ini belum tentu kecolongan karena setelah informasi itu apakah ada tindak lanjut atau tidak. Untuk tindak lanjut itu tugas dari keamanan," ucapnya. 

Maka dari itu, Kharis menambahkan, perlu adanya evaluasi dan menghadirkan Kepala BIN, Komjen Pol Budi Gunawan secara langsung. Nantinya, Budi Gunawan harus memberikan penjelasan mengenai kinerja BIN selama ini. "Nanti semua akan diketahui setelah ada evaluasi," tandasnya.

(apl/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up