JawaPos Radar

Sidang Kasus First Travel

Bos First Travel Ungkap Penderitaannya Usai Tipu Ribuan Jamaah

17/05/2018, 11:23 WIB | Editor: Imam Solehudin
Firts Travel
Bos First Travel, Anniesa Hasibuan ketika digeladang menuju ruang persidangan di Pengadilan Negeri Depok, Senin (7/5). Anniesa dan suaminya, Andika Surrachman dituntut hukuman 20 tahun penjara. (Dery Ridwansyah/Jawapos.com)
Share this image

JawaPos.com – Terdakwa kasus penipuan jamaah umrah First Travel, Anniesa Hasibuan terus menangis menyesali perbuatannya. Perempuan yang selalu menggunakan kerudung hitam itu terus menunduk di hadapan majelis hakim.

Hal itu terungkap saat persidangan dengan agenda pembacaan pledoi di Pengadilan Negeri Kota Depok, kemarin (16/5).

Sambil menangis, perempuan 32 tahun itu berusaha membacakan nota pembelaannya. Anniesa mengaku menyesal atas kesalahannya dalam kasus dugaan penipuan terhadap ribuan jamaah umrah First Travel.

First Travel
Tiga terdakwa kasus penipuan umrah First Travel, Andika Surachman, Anniesa Hasibuan, dan Kiki Hasibuan. (Salman Toyibi/Jawapos)

“Terima kasih atas waktu yang telah diberikan, saya sadar dan menyesal atas kesalahan yang saya lakukan. Saya hanya manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan,” kata Anniesa dilansir Radar Depok (Jawa Pos Group), kemarin.

Sambil terbata-bata, Anniesa terus melanjutkan pembacaan nota pembelaannya. Menurutnya sejak berada di tahanan, keluarga dan ketiga anaknya kini terbengkalai.

“Saya sekarang tidak bisa nafkahi adik saya yang sudah menjadi anak yatim hingga mereka harus putus sekolah di tengah jalan demi membiayai kakaknya di penjara. Sekarang mereka menafkahi diri sendiri. Saya menafkahi mereka sejak ayah meninggal,” ucapnya.

Selanjutnya, Anniesa juga mengaku terus memikirkan ketiga anaknya yang masih kecil dan sangat membutuhkan perlindungannya.

“Sejak saya dijebloskan ke penjara, saya masih punya bayi kecil berumur sembilan bulan dan harus dipisahkan. Terlebih lagi bayi ini telah saya dambakan belasan tahun,” paparnya.

Selain itu, Anniesa menegaskan anaknya yang masih berusia dini tersebut sudah lama tidak merasakan ASI. “Saya tidak bisa apa–apa,” lirih dia.

Namun Anniesa mengaku, hingga kini ketiga anaknya tersebut menjadi penguat dirinya dalam menghadapi proses persidangan.

“Mereka yg membuat saya bertahan dari caci maki, saya menyesal tidak ada ibu yang ingin seperti ini. Semoga Yang Mulia mempertimbangkan putusan JPU. Karena saya harus mengasuh mereka terlebih lagi dengan adik-adik saya,” katanya.

Adapun dalam persidangan sebelumnya, Anniesa dan suaminya, Andika Surrachman dituntut hukuman 20 tahun penjara. Keduanya dinilai JPU telah terbukti melakukan tindak penipuan dan pencucian uang.

(mam/jpg/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up