JawaPos Radar

Impor Beras 500.000 Ton, Menko Darmin: Harga Beras Medium Masih Tinggi

17/05/2018, 11:03 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Impor Beras 500.000 Ton, Menko Darmin: Harga Beras Medium Masih Tinggi
Harga beras masih tinggi, impor beras ditambah 500.000 ton. (Dok. JawaPos.Com)
Share this image

JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution angkat suara mengenai tambahan impor beras sebanyak 500.000 ribu ton dari Thailand dan Vietnam. Dikatakan tambahan impor yang diputuskan dalam Rakortas tingkat Kemenko Perekonomian itu dilatarbelakangi oleh harga beras medium yang tak kunjung turun.

“Yang (beras) medium itu masih Rp 10.500 per kilogram, padahal Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 9.450 per kilogram,” jelas Darmin di kantornya, Rabu (16/5).

Berdasarkan berita yang dilansir dari media Vietnam, Pemerintah Indonesia melalui Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) menandatangani kontrak untuk membeli 300.000 ton beras dari Vietnam dan 200.000 ton dari Thailand pada akhir Maret 2018. 

Sebelumnya pemerintah juga telah melakukan impor beras yang diputuskan dalam Rakortas Tingkat Kemenko Bidang Ekonomi pada Januari 2018. Namun, impor beras yang masuk dilakukan secara bertahap, mulai dari 281.000 ton baru kemudian masuk lagi 219.000 ton dengan tenggat waktu impor yang diperpanjang.

Adapun, diakui Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan, rencananya beras impor yang kedua itu akan masuk medio April hingga Juli 2018. 

Sementara itu Menko Darmin mengatakan, adanya beras impor sebanyak 500.000 ton itu tidak akan mengganggu harga gabah ditingkat petani sebab musim panen akan kembali masuk pafa September hingga Oktober mendatang.

“Kemarin ini waktu datang bulan April nggak ada apa-apa. Makanya kita perhatikan. Seperti apa perkembangan harga, seperti apa perkembangan produksi, kita tidak akan lakukan itu, kalau itu akan membuat harga jatuh terlalu jauh,” tuturnya.

(uji/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up