JawaPos Radar

Terorisme di Indonesia

Prabowo: Saya Sudah Ingatkan Jangan Anggap Remeh Masalah Ini

17/05/2018, 01:05 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Prabowo Subianto
Mantan Danjen Kopassus itu mengaku pihaknya sudah mewanti-wanti agara persoalan ini tidak dianggap remeh. (JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Perkembangan teknologi digital dan pemikiran yang ekstrem dan di luar batas membuat terorisme menyebar secara cepat. Karenanya, aksi terorisme merupakan ancaman dan bahaya yang sangat besar bagi setiap bangsa dan negara. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto saat dirinya mendatangi Gedung DPR, di Senayan Jakarta, Rabu (16/5).

"Persoalan terorisme ini menjadi tantangan pemerintah di semua negara, di Indonesia juga kita hadapi ini masalah ini," tegas Prabowo.

Karena itu, mantan Danjen Kopassus ini berpesan kepada semua pihak agar kompak dan bekerja sama secara serius dalam menghadapi terorisme. Menurutnya, Gerindra sebagai salah satu komponen bangsa juga membahas langkah yang akan dikerjakan untuk menjaga perdamaian dan kerukunan antara semua agama suku, etnis, dan ras.

"Bangsa Indonesia adalah bangsa yang rukun. Kekuatan kita adalah Bhinneka Tunggal Ika," katanya. 

Lebih lanjut, dirinya juga meyakini semua elemen bangsa mengutuk tindakan terorisme. Tapi, kata dia, harus ada upaya ekstra oleh lembaga penjaga keamanan dan ketertiban untuk mengatasi aksi teror.

"National security (keamanan nasional, Red) ini hal yang utama. Karena itu saya dan Gerindra dari dulu selalu mewanti-wanti mengingatkan. Saya sudah ingatkan jangan anggap remeh masalah ini," ujarnya. 

Contohnya, kata Prabowo, Partai Gerindra dari dulu terus mendorong kenaikan anggaran untuk TNI. "Indonesia butuh Polri dan TNI yang sangat kuat dan profesional, serta intelijen yang sangat hebat," kata mantan Pangkostrad itu.

(ce1/gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up