JawaPos Radar

Ekspedisi 1.167 Km Tol Trans-Jawa

Pantura Merana, Perbaikan Dikebut H-10 Lebaran

17/05/2018, 06:30 WIB | Editor: Dhimas Ginanjar
Pantura Merana, Perbaikan Dikebut H-10 Lebaran
Suasana perbaikan jalan rusak di Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo. Aspal ambles juga ada di sepanjang pantai Pasir Putih Situbondo (GALIH COKRO/JAWA POS)
Share this image

JawaPos.com - Sebelum tol terwujud, jalan nasional pantura Probolinggo-Banyuwangi masih menjadi andalan untuk pemudik jalur darat. Lalu lintas selalu ramai di sepanjang jalur itu. Sekalipun pada hari-hari biassa. Diprediksi saat momen mudik Lebaran terjadi kemacetan. Saat ini saja, kendaraan antarkota-antarprovinsi padat merayap

Berdasar penelusuran Jawa Pos, aspal ambles di sepanjang pantai Pasir Putih Situbondo. Aspal mengelupas di sana - sini Bahkan, tidak sedikit permukaan jalan berlubang. Itu menimbulkan gangguan yang guncangan keras di dalam kendaranberuaan Pengemudi harus ekstrahati-hati.

Perbaikan berlangsung sejak awal Mei Tim Balai Besar Pelaksanaan Jalan Naasional (BBPJN) VIII telah menunjuk rekanan untuk memperbaiki akses utama Pulau Jawa itu ''Perbaikan dilakukan di titik-titik yang rusak saja," kata pengawas proyek BBPJN V111 Muhammad Toha kepada Jawa Pos Minggu (6/5).

Pantura Merana, Perbaikan Dikebut H-10 Lebaran

Perbaikan dilakukan di sepanjang pesisir Pasir Putih. Tepatnya di ruas Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Situbondo. Bentuk perbaikan berupa rekondisi. Permukaan jalan yang rusak dibongkar, lalu diganti dengan aspal baru.

Aspal yang telah ambles dan bergelombang dibongkar dengan alat berat. Aspal lama dibongkar selebar 2-3 meter dengan kedalaman galian 20-40 sentimeter. Lubang tadi ditimbun dengan material agregat kelas A, lalu ditutup pasir dan semen. Atasnya diberi lapisan aspal perekat atau dalam istilah konstruksi jalan disebut prime coat. Nah, lapisan terakhir adalah aspal baru.

''Sehingga kondisi jalan diupayakan seperti biasa lagi," ujar Toha.

Selain rekondisi jalan, pekerja memasang box culvert yang melintang di badan jalan Pasir Putih. Saluran itu dimaksudkan agar ruas jalan bebas banjir. Aliran air dari atas bukit langsung ke laut. Sebelumnya, air menggenang di badan jalan setempat. ''Ini adalah upaya untuk terus menjaga performance jalan nasional pantura," jelas Kepala BBPJN VIII I Ketut Darmawahana.

Ketut menyampaikan, perbaikan ruas jalan pantura terus dikebut. Pekerjaan dimaksimalkan hingga H-10 masa angkutan Lebaran 2018. Namun, bila masih ada kerusakan kecil, perbaikan tetap berjalan dengan sistem tambal cepat mantap (TCM). ''Saat ini terus perbaikan. Baik dengan sistem kontrak maupun swakelola," paparnya.

Dia menyatakan, perbaikan tidak hanya dikerjakan di akses pantura. Namun, juga di seluruh ruas jalan nasional di Provinsi Jatim. Total panjangnya 2.300 kilometer. Masa perbaikan tetap dimaksimalkan hingga H-10 masa angkutan Lebaran.

(mar/c6/kim)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up