JawaPos Radar

Polisi Sita Barbuk Penyerang Mapolda Riau

Ditemukan Rangkaian Kabel, Sangkur Bertulis Maryam dan Samurai

16/05/2018, 21:16 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Ditemukan Rangkaian Kabel, Sangkur Bertulis Maryam dan Samurai
Sasana Mapolda Riau setelah mendapat serangan terduga teroris (Virda Elisya/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Polda Riau telah melakukan sterilisasi di empat lokasi penyerangan komplotan terduga teroris yang menyerang Mapolda Riau, pada Rabu (16/5) sekitar pukul 09.00 WIB. Sejumlah barang bukti telah diamankan.

Kabid Humas Polda Riau AKBP Sunarto, menyebutkan barang bukti yang diamankan seperti senjata tajam, dan perlengkapan pengamanan para pelaku.

"Barbuk yang diamankan, TKP satu depan SKCK Polda Riau berupa satu rangkaian hitam kabel, sangkur bertuliskan maryam, samurai," ungkap Narto, pada Rabu petang.

Kemudian ada satu gulung bendera hitam, sebo loreng, pelana, satu pisau lipat, satu pelindung lutut, sepasang sepatu hitam, ikat kepala hitam dan sepasang kaos kaki.

"Barang bukti ini diamankan dari satu terduga teroris yang tewas di TKP pertama, depan SKCK dengan inisial SU," jelasnya.

Sementara di lokasi kedua di depan lobi diamankan barang bukti berupa samurai, sebo loreng, sepatu hitam, kaos kaki loreng. "Ini dari terduga inisal PG," terangnya.

Kemudian di lokasi penyerangan ketiga di pintu luar, ditemukan barang bukti berupa sepasang sepatu, samurai, sebo, satu ikat kepala. "Ini dari MS dan AS," sebutnya.

Polda Riau juga sudah memeriksa kendaraan jenis Avaza warna putih dengan nopol BM 1192 RQ yang digunakan oleh komplotan tersebut.

"Hasilnya ditemukan barang bukti berupa jaket biru, jaket biru Dongker, jaket hitam, kabel warna merah, dua buah sebo, satu dompet loreng Rp 170 ribu, kunci, STNK Syahrul mukmi, jam tangan, papan nama Oktarina Rumana, SIM card, sarung tangan hitam, sepatu Nike, dan sepatu kanan Adidas," rincinya.

Selain itu juga ada secarik kertas di tubuh salah satu pelaku."Surat ada di tubuh pelaku di TKP pertama, tulisan Arab. Ditulis tangan. Kertasnya sama penyidik," pungkasnya.

(ica/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up