JawaPos Radar

Australia Terbuka 2018

Kami Memang Niat Mau Balas Kekalahan

13/05/2018, 22:11 WIB | Editor: Banu Adikara
Australia Terbuka 2018, Berry Angriawan/Hardianto
Berry Angriawan/Hardianto berhasil menjuarai Australia Terbuka 2018 usai mengalahkan Wahyu Nayaka Arya Pangkaryawira/Ade Yusuf Santoso (Victor Yan/Facebook Australia Badminton Open)
Share this image

JawaPos.com - Berry Angriawan/Hardianto mengaku puas berhasil meraih gelar juara di Australia Terbuka 2018 usai menundukkan Wahyu Nayaka Arya Pangkaryawira/Ade Yusuf Santoso di partai final, Minggu (13/5).

Menang dengan skor 21-9, 9-21, dan 21-15, Berry/Hardi menuturkan bahwa kemenangan ini memang didasari rasa ingin balas dendam terhadap Wahyu/Ade di Thailand Masters 2018 bulan Januari lalu. Kala itu, Berry/Hardi takluk dengan skor 17-21 dan 17-21.

"Kami tidak memprediksi bisa menang dari Wahyu/Ade karena di pertemuan terakhir kan kami kalah, tetapi kami memang maunya bisa membalas kekalahan," ujar Hardi.

Di sisi lain, Hardi mengakui bahwa ada rasa yang cukup berat saat mengetahui harus bertemu Wahyu/Ade di babak pamungkas yang notabene merupakan kawan sepelatnas mereka. Berry pun mengamini omongan partnernya itu.

"Kalau ketemu teman sendiri itu rasanya memang beda. Tapi kami tentu harus tetap fight dan bersikap profesional," kata Berry.

Dengan kemenangan ini, Indonesia berhasil membawa pulang satu gelar juara, dan menambah koleksi gelar juara dalam rangkaian BWF World Tour 2018 menjadi 8 gelar.

Tiongkok, yang membawa pulang dua gelar lewat tunggal putri Cai Yanyan dan tunggal putra Lu Guangzu, menambah jumlah gelar mereka menjadi 10 gelar.

Jepang masih memimpin dengan total 11 gelar setelah ganda putri Ayako Sakuramoto/Yukiko Takahata sukses menyabet gelar juara ketiga mereka di tahun ini. Ayako/Yukiko sebelumnya juga memenangi Swiss Terbuka 2018 dan Selandia Baru Terbuka 2018.

(kar/isa/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up