JawaPos Radar

Siswa Peraih Nilai UNBK Tertinggi Jambi

Matematika Dapat 100, Berharap Bisa Kuliah di Universitas Indonesia

12/05/2018, 06:45 WIB | Editor: Mochamad Nur
Matematika Dapat 100, Berharap Bisa Kuliah di Universitas Indonesia
()
Share this image

JIKA Hendy Pradana, siswa MAN Insan Cendekia, Muaro Jambi, peraih nilai tertinggi UNBK jenjang MA sudah diterima di ITB, bagaimana dengan Riadi, siswa SMK Unggul Sakti, peraih nilai tertinggi UNBK jenjang SMK? Begini kisahnya

YANI TAYIB, Jambi

MERAIH nilai tertinggi saat UNBK kemarin menjadi hal yang tidak disangka oleh Riadi. Namun menjelang UNBK, remaja berkacamata ini memang sudah melakukan persiapan jauh-jauh hari.

"Persiapan jauh-jauh hari, belajarnya dicicil. Jadi menjelang hari H dak perlu belajar yang berat-berat lagi. Dekat ujian dak boleh letih," ungkap putra pertama dari pasangan Andri Wijaya dan Jofita ini saat disambangi Jambi Ekspres di SMK Unggul Sakti beberapa hari lalu.

Selain belajar disekolah, Riadi mengakui dirinya tak mengikuti les atau bimbingan belajar lainnya di luar sekolah. Prinsipnya hanyalah mencicil pelajaran secara berkelanjutan sebelum hari UNBK. "Nggak ada les di luar, belajar disekolah itulah," ujarnya seperti dikutip Jambi Ekspres (Jawa Pos Group).

Riadi memang sosok pelajar yang berprestasi dan tekun, jadi wajar saja jika ia berhasil meraih nilai tertinggi. Gurunya pun mengakui Riadi adalah sosok siswa mereka yang juga banyak menorehkan prestasi membanggakan bagi sekolah. Tapi bukan berarti bahwa selama mengikuti UNBK Riadi tidak menghadapi tantangan.

Dari 4 mata pelajaran yang masuk UNBK, dua mata pelajaran Matematika dan Teori Akutansi adalah mata pelajaran yang mampu ia selesaikan dengan sempurna. Nilai 100 Ia kantongi untuk dua mata pelajaran tersebut.

Berbeda dengan nilai eksaknya, untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris Ia pun harus berpuas diri dengan nilai 88. Pelajaran Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris adalah pelajaran tersulit baginya saat UNBK.

"Soalnya pas ngerjain Bahasa Indonesia di soal-soal terakhir ada jawaban yang ragu. Soal Bahasa Indonesia kan bisa diingat terus pas selesai UNBK lihat di google jawaban yang aku jawab salah," katanya.

Teks yang panjang hingga membutuhkan waktu untuk memahami makna teks secara keseluruhan menjadi kesulitan bagi Riadi. "Bahasa Indonesia itu hari pertama, sempat agak down pas nyadar ada beberapa jawaban yang salah," terangnya.

Berbeda, untuk pelajaran Matematika yang merupakan pelajaran favorit Riadi. Ia bahkan tak menemui kesulitan. Hafal konsep adalah kunci bagi Riadi dalam mengerjakan soal Matematika.

Bukan saja mencicil belajar sejak jauh-jauh hari. Seperti siswa lainnya, Riadi juga berlatih dengan mengerjakan soal-soal ujian tahun sebelumnya untuk mendapatkan kisi-kisi pertanyaan. Untuk yang satu ini, Riadi tidak belajar lewat buku. Ia langsung belajar melalui VCD di laptop, ini dilakukannya agar Ia betul-betul merasa sedang mengerjakan soal UNBK sesungguhnya.

"Karena ujiannya berbasis komputer jadi aku pakai laptop juga untuk simulasi ujiannya. Biar aku merasakan kalau UNBK itu seperti ini," tegas remaja kelahiran 13 September 2000 ini.

Dari mana tahu mendapat nilai tertinggi untuk SMK di Provinsi Jambi? Mendapat kabar sebagai siswa dengan nilai tertinggi UNBK kemarin, membuat Riadi bangga. Apalagi kedua orang tuanya.
"Aku tahu pertama kali dari teman kalau nilai aku tertinggi," ujar juara 1 lomba debat Bahasa Inggris tingkat Provinsi Jambi ini.

"Orang tua pasti senang, kemarin waktu ujian mereka juga kasih semangat," tutup remaja yang ingin melanjutkan pendidikan di Universitas Indonesia ini.

(nas/jpg/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up