JawaPos Radar

MotoGP 2018

Komentar Marquez Soal Keterpurukan Tim Movistar Yamaha

10/05/2018, 20:42 WIB | Editor: Bagusthira Evan Pratama
MotoGP 2018, MotoGP Spanyol, Vinales, Rossi, Marquez, Pedrosa, Dovizioso, Lorenzo, Zarco, Crutchlow
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez. (Motorsport)
Share this image

JawaPos.com - Tim Movistar Yamaha memulai persaingan MotoGP 2018 dengan catatan buruk. Dalam empat seri yang sudah digelar, hanya dua podium yang bisa direbut oleh duet Maverick Vinales dan Valentino Rossi.

Vinales finis kedua di GP Amerika Serikat, 22 April 2018 lalu. Sedangkan Rossi finis ketiga saat seri perdana diadakan di Sirkuit Losail, Qatar, 18 Maret 2018. Melihat data tersebut, Marc Marquez yang menduduki puncak klasemen sementara mencoret duo Movistar Yamaha dari peta persaingan.

"Bagi saya, lawan terkuat musim ini adalah Johann Zarco (Monster Yamaha Tech 3) dan Andrea Dovizioso (Ducati). Kemudian saya akan melihat kelanjutan dari dua pembalap pabrikan Yamaha dan rekan satu tim saya, Dani Pedrosa. Saat ini Dani mungkin jauh dari persaingan gelar juara. Namun musim ini masih banyak sisa balapan yang tersisa," ucapnya yang dikutip dari Crash.

Untuk Zarco, sebagai pembalap dari tim satelit Yamaha prestasinya justru lebih baik dibanding dua joki tim pabrikan. Saat ini Zarco bertengger di peringkat dua klasemen dengan perolehan 58 poin. Ia unggul delapan angka dari Vinales (posisi ketiga) dan 18 angka dari Rossi (posisi keenam).

"Zarco memiliki gaya balapan yang berbeda dengan Rossi dan Vinales. Mungkin dengan Rossi agak mirip, tapi secara keseluruhan tetap saja ada yang beda. Terkadang itu bisa menjadi lebih baik, namun bisa juga berakhir buruk," ucap Marquez.

"Rasanya aneh melihat Zarco lebih cepat dari mereka (Rossi dan Vinales). Saya tidak tahu kenapa sebab hanya Yamaha yang memiliki data-datanya. Tapi sebagai pengamat netral, menurut saya Yamaha sudah kehilangan pembalap yang bagus."

"Rossi punya pengalaman yang hebat dan Vinales berkendara dengan sangat cepat. Tapi saat ini baru Zarco yang melakukan pekerjaan bagus. Sayangnya dia akan pindah ke KTM di musim 2019," pungkas pembalap Repsol Honda tersebut.

(bep/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up