JawaPos Radar

Jennifer Dunn: Saya Minta Setengah, yang Datang Seperempat

26/04/2018, 18:21 WIB | Editor: Novianti Setuningsih
Sidang Jennifer Dunn
Jennifer Dunn menghadiri sidang lanjutan kasus penyalahgunaan narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (12/4). (Issak Ramadhan/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Artis kontroversial, Jennifer Dunn kembali menjalani sidang dugaan penyalahgunaan narkoba di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel), pada Kamis (26/4). Dalam sidang yang dimulai pukul 15.00 WIB, didengarkan dua keterangan saksi, yakni Ferli Faisal Haris (FS) dan Raditya (Tya).

Namun, Jennifer Dunn kembali membantah keterangan saksi. Istri siri dari Faisal Harris itu kembali menegaskan bahwa dia tidak memesan sabu seberat 1 gram, melainkan 0,5 gram. Dan dia hanya mendapatkan sabu seberat 0,25 gram.

"Keberatan, saya pesan setengah dan datang seperempat. Dan saya tidak komplain melalui WhatsApp," tegas Jennifer yang keberatan terhadap kesaksian FS.

Sidang Jennifer Dunn
Jennifer Dunn menunggu sidang lanjutan perkaranya dimulai di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (26/4). (Yuliani NN/JawaPos.com)

Sebelumnya, dalam kesaksiannya, FS mengaku ditelepon terdakwa (Jennifer Dunn). Dalam sambungan telepon pada 30 Desember 2017, terdakwa meminta dicarikan sabu. FS yang kebetulan sedang mencari sabu juga berjanji akan memesankan lebih untuk jatah Jedun.

"Halo kak lagi di mana? Lagi ada nggak?" Katanya menirukan perkataan terdakwa saat itu.

FS yang kebetulan sedang berada di rumah pun langsung menangkap maksud pertanyaan terdakwa. Dia kemudian menjawab bahwa sedang mencari sabu dan berjanji akan mengabari perempuan yang akrab disapa Jeje itu jika sudah tersedia barangnya.

Pada 31 Desember 2017 pagi, sabu yang dia pesan datang. FS pun menelepon Jeje pagi-pagi. Namun, sabu tersebut ternyata hanya ada setengahnya karena sisanya 0,5 gram dipakai sendiri oleh FS. Padahal, terdakwa memesan 1 gram.

Di hadapan majelis hakim, FS mengaku bahwa sabu diserahkan ke Jeje di McD Kemang pada 31 Desember pagi. Tetapi, 20-30 menit setelah diserahkan, terdakwa komplain melalui WhatsApp karena jumlahnya tidak sesuai pesanan.

Sementara itu, saksi Raditya mengaku dihubungi Jeje untuk datang ke rumahnya sebelum berencana pergi bersama. Rencananya, pada 31 Desember pukul 13.00 WIB, Jeje dan Tya ada meeting untuk urusan pekerjaan dan berencana berangkat bersama pukul 10.00 WIB pagi dari rumah terdakwa.

Namun, Raditya datang lebih awal sekitar pukul 09.30 WIB. Dia pun mengatakan, terdakwa menawarkan sabu bekas dipakainya.

"Mau nggak? Itu ada," kata Tya menirukan Jedun.

Dalam dua sidang sebelumnya, Jennifer Dunn juga membantah keterangan saksi yang menyatakan dia meminta tambahan sabu.

(ce1/yln/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up