Senin, 23 Apr 2018
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
JPG Today

BBKSDA Riau: Harimau Sumatera Makan Ternak Warga di Pelalawan

| editor : 

Ilustrasi Harimau Sumatera

Ilustrasi Harimau Sumatera (Istimewa)

JawaPos.com - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau memastikan bahwa hewan yang memakan sapi ternak warga di wilayah Lugu Loga, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau adalah Harimau Sumatera. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bidang I BBKSDA Riau Mulyo Hutomo, Selasa (17/4).

Mulyo Hutomo mengatakan, diperkirakan ada dua ekor harimau ‎yang teridentifikasi. "Berdasarkan jejak, ada dua harimau. Satu besar dan satu lagi ukurannya sedang. Dugaan induk dan anaknya," ujar Hutomo, kepada JawaPos.com, Selasa (17/4).

Meskipun ada harimau yang terdeteksi di wilayah tersebut, namun BBKSDA menyatakan tidak akan memasang perangkap. Itu dikarenakan hewan yang kerap dipanggil Si Datuk ini hanya lewat dan tak masuk ke pemukiman warga. Lokasi tersebut juga masih masuk jalur hutan.

Lokasi ternak yang diterkam, disebut sebagai perlintasan harimau dari kawasan Suaka Margasatwa Kerumutan."Harimau ini muncul enam bulan sekali. Lalu hilang, begitu seterusnya," tuturnya.

Namun, apabila Lugu Logas merupakan hutan yang ada pemukimannya, tentu pemasangan perangkap akan dipertimbangkan."Tentu perlu pendalaman lagi. Ini tidak, harimaunya muncul dan hilang," katanya.

Kecamatan Teluk Meranti imbuh Hutomo, memang berada di sisi ‎Utara Kerumutan. Wilayah ini termasuk sebagai salah satu wilayah jelajah dari si kucing besar yang biasanya keluar untuk mencari makan.

Petugas juga sudah meminta keterangan dari pemilik ternak bernama Ujang Kirai. Menurutnya, sapi itu tak sampai mati karena saat kejadian pada hari Senin (9/4) dini hari ia langsung berusaha menyelamatkannya.

Kendati demikian, ternaik itu mengalami luka serius hingga sekarat. Ujang kemudian mengambil tindakan dengan menyembelih sapinya itu."Dia hanya melihat sorot mata. Tidak nampak harimaunya," ‎ucapnya.

Di Suaka Margasatwa, setidaknya ada enam ekor harimau yang sudah terpantau dari hasil jepretan kamera pengintai.

Enam harimau ini memiliki wilayah jelajahnya masing-masing. Pada sisi Utara, mereka akan berjalan menuju arah Pelalawan dan arah Barat menuju ke Indragiri Hilir. Di Indragiri Hilir inilah harimau terdeteksi Boni dan Bonita.

(ica/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP