Kamis, 26 Apr 2018
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Internasional

Ngeri, Meski Pengguna Keluar, Facebook Tetap Terima Informasi!

| editor : 

Facebook bocorkan data 87 penggunanya

Facebook bocorkan data 87 penggunanya (RTE)

JawaPos.com - Usai skandal kebocoran data pengguna Facebook, kini kasus Facebook diperparah karena diketahui mengumpulkan informasi dari orang-orang di luar jaringan sosial mereka. Pendiri Facebook Mark Zuckerberg telah menjelaskan, Facebook mengumpulkan data di luar informasi yang dibagikan pengguna di profil mereka.

Direktur Manajemen Produk Facebook David Baser melalui blognya mengatakan, ketika pengguna mengunjungi situs atau aplikasi yang menggunakan layanan Facebook, mereka menerima informasi bahkan jika pengguna keluar dari Facebook atau tidak memiliki akun Facebook.

Seperti dilansir AFP, Selasa (17/4), Facebook juga memenuhi panggilan Kongres AS. Namun Zuckerberg tidak dapat menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan saat disidang Kongres AS.

Menurut Baser, banyak situs dan aplikasi menggunakan layanan Facebook untuk menargetkan konten dan iklan. Termasuk melalui opsi berbagi ketika pengguna Facebook masuk ke situs dan aplikasi lainnya.

Baser menerangkan, sebagian besar situs dan aplikasi mengirim informasi yang sama ke beberapa perusahaan setiap kali pengguna mengunjunginya. Terdapat tiga cara utama Facebook menggunakan informasi yang mereka dapatkan dari situs dan aplikasi lain.

Di antaranya, menyediakan layanan Facebook ke situs aplikasi yang dikunjungi, meningkatkan keamanan dan keselamatan data di Facebook, dan meningkatkan produk dan layanan Facebook sendiri.

"Saya ingin semua menjadi jelas, kami tidak menjual data orang-orang," kata Baser.

Zuckerberg mengatakan, Facebook gagal melindungi informasi pengguna menyusul penggunaan data yang disalahgunakan Cambridge Analytica. Sebanyak 87 juta data pengguna Facebook digunakan sebagai target iklan politik menjelang pemilihan Presiden AS 2016 lalu.

(ce1/trz/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP