Minggu, 22 Apr 2018
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
All Sports

Anggaran Dipangkas, KONI Bojonegoro Mengadu ke DPRD

| editor : 

KONI Kabupaten Bojonegoro, DPRD Bojonegoro

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim) mengadu ke DPRD Bojonegoro, Senin (16/4). (Yudi Handoyo/JawaPos.com)

JawaPos.com - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim) mengadu ke DPRD Bojonegoro, Senin (16/4). Pasalnya, anggaran KONI yang sebelumnya Rp 3 miliar, dipangkas menjadi Rp 1,45 miliar.

Dampak dari pemangkasan anggaran itu menyebabkan, KONI Bojonegoro keteteran karena agenda-agenda tahunan tahun ini terpaksa ditiadakan.

"Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) 2018, tidak bisa terlaksana karena terkendala anggaran," kata Ketua KONI Kabupaten Bojonegoro, Lukman Wafi, Senin (16/4).

Selain itu, Kabupaten Bojonegoro pada Juli 2019 mendatang akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) bersama tiga kabupaten lainnya, yakni Kabupaten Tuban, Lamongan, dan Gresik.

Bila anggaran tidak kembali dipulihkan, dapat dipastikan kegiatan tersebut tidak akan berjalan maksimal.

"Kami bingung harus mengadu kemana, padahal ini agendanya Pemerintah Provinsi secara otomatis tembusanya kabupaten. Semoga ada solusi," terang Lukman. Sebelumnya, pihaknya sudah mengusulkan anggaran Rp 4 miliar, tapi tidak disetujui. 

Selain pembatalan Porkab, persiapan atlet dalam mempersiapkan Porprov 2019 juga tersendat. Tak hanya itu, rencana penambahan kolam renang untuk tempat pemanasan perlombaan juga bakal gagal total.

Sementara itu, pihak Komisi C DPRD Bojonegoro selaku yang membidangi bakal mengajukan pengajuan ketika P-APBD untuk mengembalikan anggaran yang awalnya akan turun Rp 2,5 miliar untuk tahun 2018. Namun, untuk usulan Rp 4 miliar terlihat agak sulit dan membutuhkan waktu dan proses yang lama.

"Kami akan usulkan ini dan membawa bukti surat dari Bupati sebelumnya kepada Gubernur terkait kesiapan menjadi tuan rumah, sehingga itu bisa menjadi alat yang kuat untuk mengajukan banding," terang Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro, Sally Atyasami.

Dirinya berharap, Pemkab Boonegoro bisa menambahkan anggaran kepada KONI. Sebab, perlombaan itu juga bakal membawa nama Pemkab Bojonegoro.

"Padahal acara ini bisa mendongkrak perekonomian warga, dari segi wisata, UMKM maupun yang lainya. Semoga ini segera disetujui untuk persiapan atlet agar lebih maksimal," tutup Sally Atyasasmi. (yud)

(yud/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP