Jumat, 27 Apr 2018
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Hukum & Kriminal

BNN Dinilai Gagal Total Berantas Peredaran Narkoba dari Dalam Lapas

| editor : 

Ilustrasi BNN musnahkan barang bukti narkotika.

Ilustrasi BNN musnahkan barang bukti narkotika. (Desyinta Nuraini/JawaPos.com)

JawaPos.com – Dalam sejumlah kasus, peredaran narkoba diketahui dikendalikan dari dalam penjara oleh narapidana. Bahkan, praktik tersebut turut dibantu oknum petugas lapas.

Melihat fenomena tersebut, anggota Komisi III DPR-RI dari Fraksi Demokrat, Erma Suryani Ranik menilai Badan Narkotika Nasional (BNN) belum berhasil memberantas narkoba dari dalam lapas.

Hal itu disampaikan Erma saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara komisi III DPR RI bersama BNN di gedung Nusantara II komplek DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (16/4).

“BNN dalam pemberantasan narkoba di lapas gagal total. Karena masih banyak sekali bandar-bandar itu memegang kendali peredaran narkoba di luar lapas, dari dalam lapas,” kata Erma.

Lebih lanjut Erma menduga adanya hubungan tidak harmonis antara BNN dan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Ia pun melihat kurangnya kerja sama dari kedua lembaga ini, dalam mempersiapkan rancangan pembahasan dalam rapat.

“Saya lihat seperti ada masalah antara BNN dan Kemenkumham. Bahasanya sopan sekali 'Kerja sama (BNN dan Kemenkumham) masih perlu ditingkatkan'" lanjut Erma.

Sementara itu, Anggota komisi III dari fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Arteria Dahlan, menyanyangkan sikap BNN yang dianggapnya kurang terbuka dalam menyampaikan pernyataan. Hal itu terlihat dari kerap kalinya BNN menyebut adanya oknum lapas yang membantu napi memasarkan narkoba, tanpa dilengkapi dengan identitas oknum yang dimaksud.

“Kemenkumham juga pusing, ada yang bilang petugas lapas ada yang bermain. Tapi itu siapa, sebut oknumnya siapa,” kata Arteria.

Menanggapi hal ini, Kepala BNN Komjen Pol Heru Winarko, menyatakan dengan tegas tidak ada gesekan antara BNN dan Kemenkumham. Selama ini mereka memang tengah mengoptimalkan kerja sama pencegahan narkoba dari dalam lapas.

“Oh enggak ada (masalah). Langkah pencegahan kami perbaiki di dalam. Dan tindak tegas kalau ada yang bermain,” pungkas Heru.

(sat/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP