Minggu, 22 Apr 2018
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Features

Menikmati Akhir Pekan di Pulau Cinta

Manjakan Wisatawan dengan Pasir Putih, Motor Trike hingga Banana Boat

| editor : 

Banana Boat

Berbagai wahana permainan bisa dinikmati di destinasi wisata alam Pulau Cinta, Desa Teluk Jering, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau. (Virda Alisya/JawaPos.com)

JawaPos.com - Akhir pekan menjadi waktu luang yang dipergunakan bagi semua orang untuk melepaskan kepenatan dari segala kejenuhan rutinitas dan kesibukan sehari-hari. Ada yang memilih menghabiskan waktunya bersama keluarga, pasangan maupun teman-temannya.

Bagi warga Kota Pekanbaru, Provinsi Riau yang bosan dengan akhir pekan di pusat perbelanjaan, bisa memilih destinasi wisata satu ini yaitu Pulau Cinta yang terletak di Desa Teluk Jering, Kecamatan Tambang, Kampar.

Meskipun terletak di kabupaten lain, namun jarak tempuhnya hanya berkisar 40 menit saja dari pusat kota. Lokasi ini bisa ditempuh dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Pulau Cinta

MOTOR TRIKE: Sejumlah wisatawan tengah menjajal motor trike di Pulau Cinta (Virda Alisya/JawaPos.com)

Pengunjung hanya akan dikenakan biaya parkir saja. Untuk sepeda motor sebesar Rp 2.000 dan roda empat sebesar Rp 5.000. Selanjutnya, pengunjung bisa menikmati keindahan Pulau Cinta sepuasnya.

Kelebihan Pulau Cinta yang menjadi urat nadi perekonomian warga kampung sekitar, bisa dilihat dari hamparan pasir putih yang terletak di tepian sungai Kampar. Pasir putih ini layaknya seperti pasir pantai.

Bagi warga sekitar, Pulau Cinta ini dimanfaatkan untuk meraup pundi-pundi rupiah, khususnya saat hari Sabtu dan Minggu. Ada yang membuka tempat untuk berjualan, menyediakan sewa tikar untuk berlindung dari panas terik matahari dan sewa motor trike.

"Kalau sewa kedai buat jualan itu per hari Rp 25 ribu. Sewa motor trike tergantung, kalau yang roda empat harganya Rp 30 ribu sedangkan yang roda dua cuma Rp 25 ribu," kata salah seorang pedagang yang biasanya dipanggil Wati, Minggu (15/4).

Selain itu, agar pengunjung tak bosan, ada juga yang menyediakan wahana permainan air seperti banana boat, perahu karet dan naik perahu untuk menikmati keindahan Sungai Kampar.

‎Selain warga sekitar, juga ada warga dari luar kampung yang memanfaatkan tempat itu untuk mencari nafkah. Salah satunya adalah penyedia sewa pelampung bernama Erman.

Pria berusia 32 tahun itu mengaku merupakan warga Jalan Harapan Raya, Kecamatan Bukitraya, Kota Pekanbaru. Katanya, setiap akhir pekan ada ribuan pengunjung yang datang kesana.

Erman menyediakan sewa pelampung tersebut sejak bulan Desember 2017, sebulan paska tempat itu resmi dibuka oleh pemerintah sebagai tempat wisata. 

Setiap akhir pekan ia membawa sekitar 15 pelampung dari Pekanbaru. Ia menyewakan per pelampung seharga Rp 10 ribu saja.

"Itu (harga) bebas mau main sampai jam berapa, sampai puas. Biasanya saya disini dari pukul 6 pagi sampai pukul 6 sore," ucap Erman.

Sementara itu, pengunjung bernama Rika, 22 mengaku datang ke tempat ini setelah diberi tau oleh temannya."Katanya tempatnya bagus, makanya datang kesini. Ya tempatnya lumayan asik lah untuk ngumpul-ngumpul," ucapnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Erick. Pria yang berasal dari Kota Pekanbaru ini menyempatkan diri datang ke Pulau Cinta hanya sekedar untuk menikmati pemandangan yang tak dijumpai dari Kota Bertuah.

"Kalau tempat ini jarang ditemui di Pekanbaru. Selain dapat menikmati pemandangan, bisa juga sambil berenang, main wahana air dan memancing," pungkasnya.

(ica/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP