Minggu, 22 Apr 2018
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Politik

Pilpres 2019

Kata Pangi, Jokowi Rela Lakukan Ini Demi Keruk Suara Generasi Milenial

| editor : 

Jokowi

Presiden Jokowi saat berdiskusi soal moter chopper modifikasi yang dibelinya dari seorang bulider lokal. (birosetpres)

JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai belakangan ini sedang mencoba meraih simpati dari para generasi milenial. Hal itu dilakukan untuk kepentingan Pilpres 2019 mendatang.

Menurut Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago, Jokowi sadar betul dengan suara kaum milenial. Karena itu Ia sedang berusaha merebut hati kaum milenial. Misalnya dengan cara Jokowi menonton film bioskop, kemudian memebli motor choper, hingga menonton konser musik anak muda.

“Anak muda atau generasi milenial ini tidak penting menanyakan apa yang sudah dicapai‎ oleh Jokowi," ujar Pangi dalam diskusi bertemakan 'Partisipasi Generasi Milenial dalam Pemilu 2019', di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (6/4).

Jokowi

Presiden Joko Widodo saat hadir di konser musik Synchronize di Jakarta expo, Kemayoran dan mengejutkan penonton yang hadir. (JawaPos.com)

Jokowi, dikatakan Pangi pintar melihat momen politik ini. Sehingga dia dengan lihainya memainkan strategi politik ciamik demi 'menggaet' suara kaum milenial di Pilpres 2019 nanti.

"Nah Jokowi tahu ceruk mengaet kaum milenial ini, seperti selfie, kemudian membeli chopper, beli sepatu di mall yang memang disukai anak muda, termasuk nonton Dilan di bioskop,” katanya.

Apalagi menurut Pangi, Jokowi cukup bisa bertindak 'luwes' dan tidak berjarak dengan masyarakat. Karena itulah yang menjadi salah satu kesukaan oleh generasi milenial saat ini.

"Karena generasi milenial ini tidak suka dengan kekakuan atau hal yang berbau formalitas,” ungkapnya.

Selain itu, menurut Pangi, Jokowi juga diuntungkan dengan kondisi dimana lawat politik terberatnya yakni Prabowo yang tidak bisa beraski seluwes Jokowi.

"Nah ini yang belum dipunyai oleh calon-calon lain, Jokowi ini pintar mencari ceruk ini (mengaet kaum milenial)," pungkasnya.

Senada denga Pangi, Wakil Bendahara Umum Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Ahmad Irawan‎ mengatakan, saat ini yang dibutuhkan oleh generasi milenial adalah calon pemimpin yang tidak berjarak, dan tidak kaku. 

"Tapi itu hanya bagian dari strategi politik saja, ada sebenarnya yang paling dibutuhkan. Karena persoalan mode atau lifestyle saja tidak cukup," ujar Ahmad Irawan.

Menurut dia, generasi milenial juga ingin melihat pemimpin ke depan mewujudkan janji-janjinya. Sebab calon presiden pada kampanye Pilpres 2019 mendatang bakal menawarkan janji-janji politiknya dalam merebut hati generasi milenial.

"Jadi yang paling penting itu adalah merealisasikan janji-janjinya," katanya.

Kemudian selain masalah janji kampanye. Generasi milenial juga akan melihat apakah progam ke depan calon presiden di 2019 mendatang akan menyentuh masyarakat bawah atau hanya segelintir orang saja.

"Jadi menjadi penting ini adalah program yang menyentuh langsung ke kepentingan publik," pungkasnya.

(gwn/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP