Minggu, 22 Apr 2018
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
JPG Today

Sidak Sarden Bercacing Digalakkan, BPOM Terjunkan Tim

| editor : 

Sarden Cacing Pita

Jajaran BKPIM dan BPOM menggelar rapat koordinasi peningkatan mutu makanan olahan ikan di Jateng, Kamis (22/3). (Tunggul Kumoro/JawaPos.com)

JawaPos.com - Tim Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menggalakkan inspeksi mendadak di sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Hal itu dilakukan guna menangkal masuknya sarden mengandung cacing gilig.

Kepala Seksi Layanan Konsumen BPOM Kota Semarang, Novi Ekorini menuturkan, langkah sidak diambil sebagai tindak lanjut penemuan produk sarden kalengan yang mengandung cacing gilig di Riau beberapa waktu lalu.

"Kita sedang menurunkan tim pemantau khusus untuk mengecek peredaran sarden yang dimaksud, apakah sudah masuk di Jawa Tengah atau belum. Karena kandungan cacing dalam makanan kaleng seperti sarden tentu sangat rentan membahayakan kesehatan para konsumen," ungkap Novi usai menggelar pertemuan dengan Balai Karantina Ikan dan Pengembangan Mutu (BKIPM), di Jalan Wologito Manyaran, Kamis (22/3).

Novi menuturkan bahwa pihaknya tak segan untuk menindak tegas para produsen yang kedapatan memperjualbelikan sarden yang mengandung cacing gilig ke pasaran. BPOM, lanjutnya, bakal membekukan izin operasional pabrik yang melanggar aturan tersebut.

"Kami akan melakukan penarikan produk-produk makanan kaleng yang mengandung cacing. Penindakan akan dilakukan bersama BKPIM. Jika terbukti, kami membekukan izin importir sekaligus menindak produsen makanan olahan kaleng," bebernya.

Sementara itu, Kepala BKIPM Jawa Tengah, Gatot R Perdana, mengatakan telah meningkatkan pengawasan di semua pintu masuk pelabuhan maupun jalur darat guna mengantisipasi masuknya produk sarden mengandung cacing gilig tadi.

"Kami juga memperketat pengawasan pada produk yang akan diekspor ke luar negeri. Kami lakukan proses uji laboratorium dan apabila ditemukan, maka dilakukan langkah preventifnya," tuturnya.

Dijelaskan Gatot, pihaknya hingga kini telah menerima informasi adanya tiga merek sarden mengandung cacing gilig. Di Jawa Tengah sendiri, pihaknya hanya mendapati sebuah pabrik pengalengan ikan yang beroperasi di Kota Pekalongan.

"Proses distribusi produk di pabrik itu pasti kami awasi dengan ketat untuk menghindari terulangnya kasus tersebut," ujarnya.

Ia pun mengimbau kepada konsumen supaya segera melaporkan kepada BKIPM bila ditemukan tiga merek sarden itu. "Supaya bisa ditindaklanjuti dengan menarik peredarannya oleh BPOM," tandasnya.

(gul/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP