
DEMO PT RUM: Puluhan mahasiswa tergabung dalam Aliansi BEM Semarang Raya berdemo di bundaran Jalan Pemuda, Semarang, Kamis (22/3) sore.
JawaPos.com - Sekitar 80 mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Semarang Raya melakukan aksi di bundaran Jalan Pemuda, Semarang, Kamis (22/3) sore. Di bawah guyuran hujan, mereka menuntut penghentian kriminalisasi aktivis terkait kasus dugaan pencemaran lingkungan oleh PT Rayon Utama Makmur (PT. RUM), Sukoharjo.
Dari pantauan, aksi dimulai dengan berjalan kaki dari kawasan Pleburan, Semarang Selatan hingga ke titik dilakukannya aksi. Ditemui di sela-sela aksi protes, Koordinator aksi M. Sofi Tamam menuturkan bahwa unjuk rasa awalnya hendak dilakukan di depan Mapolda Jawa Tengah.
"Tapi tadi sama Polrestabes dihentikan dan disuruh di sini (Bundaran Jalan Pemuda) saja. Harus steril, karena besok Pak Kapolri mau datang untuk peresmian gedung baru Mapolda," katanya.
Terkait aksi mereka sendiri, dikatakan oleh Mahasiswa Unwahas itu, bahwa demo digelar sebagai bentuk keprihatinan dan solidaritas terhadap para aktivisi lingkungan yang saat ini ditahan Polda Jateng. Para aktivis itu ditangkap karena sebelumnya menggelar demo terkait pencemaran limbah udara yang dilakukan PT. RUM Sukoharjo, akhir Februari lalu.
“Ini sebagai bentuk aksi solidaritas kami atas penangkapan para aktivis lingkungan itu. Mereka ditangkap polisi, padahal memperjuangkan rakyat yang tercemar limbah PT RUM," sambung Tamam.
Adapun untuk peserta aksi tadi, lanjut Tamam, meliputi gabungan anggota BEM dari universitas Unissula, UNDIP, UNNES, Unwahas, Upgris, dan USM. "Apalagi, salah satu aktivis yang ditangkap itu adalah mahasiswa dari UMS (Universitas Muhammadiyah Surakarta). Jadi kami merasa wajib turun,” tutur mahasiswa Pendidikan Agama Islam itu.
Aksi mereka pun kemudian dilanjutkan dengan orasi oleh sejumlah mahasiswa, yang beberapa dari mereka memegangi spanduk bertuliskan ‘Stop Kriminalisasi Pedjoeang Lingkungan: Bebaskan Kawan Kami, Kawan Kami Hanya Ingin Memperjuangkan Lingkungan Dan Udara Bersih’.
"Dari UMS sendiri, sehari setelah penangkapan, telah meminta untuk dilakukan penangguhan penanahanan dan belum ditanggapi. Tidak menutup kemungkinan jika itu berlanjut, aksi-aksi berikutnya bakalan ada," tutup mahasiswa semester delapan itu.
Hingga berita ini dikirimkan atau sekitar pukul 16.34 WIB, aksi protes masih berlanjut dan dengan pengamanan ketat jajaran Polrestabes Semarang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022