Jumat, 27 Apr 2018
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Finance

IHSG Dibuka Turun Lagi ke 6.241, Mainkan 4 Saham Ini

| editor : 

Ilustrasi Gedung Bursa Efek Indonesia

Ilustrasi Gedung Bursa Efek Indonesia (Gedung Bursa Efek Indonesia)

JawaPos.com - Pasar modal Indonesia kembali melemah pada pembukaan perdagangan pagi ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 48,19 poin atau 0,76 persen ke level 6.241,38.

Indeks LQ45 turun 10,1 poin atau 0,98 persen menjadi 1.025,96, Jakarta Islamic Index (JII) turun 6,2 poin atau 0,87 persen ke 709,24, dan indeks IDX30 turun 5,4 poin atau 0,95 persen ke 561,55.

Mengawali perdagangan, ada 32 saham menguat, 95 saham melemah, dan 90 saham stagnan. Pagi ini, transaksi perdagangan mencapai Rp 122 miliar dari 110 juta lembar saham diperdagangkan.

Sektor-sektor penggerak IHSG mayoritas melemah, dengan pelemahan tertinggi di sektor infrastruktur 1 persen, kemudian mining 0,82 persen. Sedangkan sektor perkebunan naik tipis 0,14 persen.

Analis Senior PT KGI Sekuritas Indonesia Yuganur Wijanarko menyebut, meski IHSG memasuki area jenuh jual (oversold) dalam indikator harian, namun kebangkitan (rebound) pada perdaganga hari ini diperkirakan masih tertahan oleh maraknya tekanan jual.

"Karena itu, kami menyarankan pelaku pasar untuk melakukan trading jangka pendek saja dengan melakukan pembelian saat terjadi koreksi minor dan jual saat reli," ujarnya di Jakarta, Selasa (20/3).

Dengan pola tersebut, dia menambahkan, pelaku pasar dapat mengurangi risiko terseret breakdown atau kontinuasi tren penurunan kembali IHSG , setelah kemarin melanjutkan pelemahan.

Dengan demikian, lanjutnya, di tengah masih semaraknya aksi jual pada perdagangan hari ini, Yuganur merekomendasikan empat saham yang bisa dicermati pelaku pasar, antara lain:

1. PT Bank negara Indonesia Tbk (BBNI), dengan target profit taking di kisaran Rp9.900, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp 9.425 dan Rp 9.325, disarankan cut-loss pada posisi Rp 9.225.

2. PT Waskita Karya Tbk (WSKT), dengan target profit taking di kisaran Rp 2.680-2.780, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp2.470 dan Rp2.410, disarankan cut-loss pada posisi Rp 2.360.

3. PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), dengan target profit taking di kisaran Rp 1.320-1.360, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp1.245 dan Rp1.235, disarankan cut-loss pada posisi Rp 1.195.

4. PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), dengan target profit taking di kisaran Rp 422-440, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp390 dan Rp380, disarankan cut-loss pada posisi Rp 370.

(mys/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP