Senin, 23 Apr 2018
Logo JawaPos.com
Pemilihan

Pengemudi Ojek Online dan Mahasiswa USU Curhat ke Sihar

| editor : 

Cawagub Sumatera Utara Sihar Sitorus berbincang bersama driver ojek online saat makan siang di Warung Halimah

Cawagub Sumatera Utara Sihar Sitorus berbincang bersama driver ojek online saat makan siang di Warung Halimah (ist for JawaPos.com)

JawaPos.com - Sejumlah pengemudi ojek online bertemu dengan Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara (Cawagub Sumut) Sihar Sitorus di Warung Halimah, Jalan Bima Sakti, Medan, Kamis (22/2). Saat itu Sihar datang ke Warung Halimah untuk makan siang.

Pertemuan antara pengemudi ojek online dan Sihar terjadi spontan tanpa ada diagendakan sebelumnya. Sihar berada di warung tersebut untuk makan, sedangkan para pengemudi ojek online tengah menunggu orderan. Kesempatan saat bertemu dengan Sihar yang merupakan pasangan Djarot Saiful Hidayat pada Pemilihan Gubernur Sumut, tak disia-siakan oleh para pengemudi ojek tersebut. Mereka langsung mencurahkan isi hatinya kepada Sihar.

Kepada Sihar para driver bercerita soal Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek. "Permasalahan di ojek online ini, terutama mobil mengharuskan ada KIR dan SIM A Umum. Sedangkan KIR ini tidak membantu driver. Ini yang memberatkan sekarang," aku Aris salah seorang sopir ojek online, Kamis (22/2).

Tak hanya itu saja, permasalahan utama yang dirasakan adalah jaminan keamanan dan kenyamanan para pengemudi taksi online ini. Tidak sedikit konflik dan kisruh yang terjadi antara para pengemudi ojek online dengan angkutan konvensional. Sampai saat ini, para pengemudi ojek online masih dihantui rasa ketakutan.

"Kami harapkan kenyamanan dan jaminan bagi kami untuk bekerja. Karena tiap ada trip kami masih ketakutan bersinggungan dengan angkutan lain, seperti angkot dan becak bermotor," jelas mereka.

Padahal para pengemudi angkutan online hanya ingin mencari nafkah bukan ingin membuat kerusuhan dan keributan. Mereka sebenarnya tak ingin terjadi bentrokan.

Mendengar keluhan tersebut, Sihar menilai, jika pemerintah sepatutnya mengikuti perkembangan jaman. Tak dipungkiri, jika aplikasi berbasis angkutan online banyak membantu masyarakat.
Menurut Sihar, pemerintah juga harus bersiap menyikapi perkembangan teknologi ini. "Seharusnya peraturan harus menyesuaikan dengan perkembangan yang terjadi," tutur Sihar.

Hal yang tak jauh berbeda saat Sihar dihampiri beberapa mahasiswa. Mereka adalah Wagub PEMA Fisip USU Abidzar Al-Ghifari, Dommy Yohandy dan M. Ichsan Bayunta. Kepada Sihar mereka menyampaikan keluhan dimana mereka melihat program pemerintah yang belum dirasakan masyarakat sepenuhnya.

Mereka terlihat asyik berdiskusi dengan Sihar. Para mahasiswa tersebut pun menyampaikan singkat apa yang mereka lihat dan rasakan masyarakat dengan kondisi saat ini. Mereka berpesan, apabila nanti terpilih Sihar dapat membuat semua program pemerintah diterima oleh masyarakat secara merata.

Diakhir pembicaraan, Sihar mengajak para pengemudi ojek online dan mahasiswa untuk menggunakan hak suaranya di Pilkada serentak mendatang. "Gunakan hak suara dan tentukan pilihan sesuai dengan hati nurani kalian semua untuk Sumut kedepannya," pungkas Sihar.

(pra/JPC)

Alur Cerita Berita

Sponsored Content

loading...
 TOP