
Prilly Latuconsina yang ditemui di kawasan Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (15/2).
JawaPos.com - Aktris muda yang namanya melambung berkat bermain dalam sinetron Ganteng Ganteng Serigala, Prilly Latuconsina mengaku prihatin atas kasus narkoba yang menjerat sejumlah selebriti tanah air.
Menurutnya, sebagai orang yang berkecimpung di dunia yang sama, para pekerja seni harus saling mendukung agar terhindar dari Narkoba.
"Aku prihatin banget ya, sama kasus yang menjerat teman-teman akhir-akhir ini," ujarnya saat ditemui di kawasan Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (15/2).
Sebagai bentuk kepeduliannya, dia yang ternyata didapuk menjadi humas Persatuan Artis Film Film Indonesia (PARFI) 56, berencana membuat sosialisasi bersama kawan-kawan aktris untuk memerangi Narkoba.
"Menurutku sayang ya, belinya mahal, dipakai ngerusak badan. Ditangkep pula.
Insya Allah, aku dan temen-temen parfi 56, ke depannya akan bikin campaign untuk lebih aware buat jauhi narkoba," imbuhnya.
Untuk diketahui, PARFI 56 adalah asosiasi aktor yang berfungsi sebagai rumah dan wadah bagi artis film Indonesia, untuk mengembangkan potensinya agar dapat berperan penting dan memberikan kontribusi bagi kemajuan perfilman nasional sebagai salah satu pilar ekonomi kreatif.
Sebagaimana diketahui, dalam dua hari ini, sudah dua selebriti diamankan karena dugaan penyalahgunaan narkoba. Fachri Albar ditangkap pada Rabu (14/2) pagi di rumahnya. Sedangkan, Roro Fitria diciduk pada Rabu (14/2) siang.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
