Minggu, 25 Feb 2018
Logo JawaPos.com
Pemilihan

Kunjungi Masjid Cheng Ho, Puti Guntur Ajak Hormati Perbedaan

| editor : 

Puti Guntur Soekarno

Puti Guntur Soekarno saat berada di Masjid Ceng Ho, Surabaya (Tim Media Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno)

JawaPos.com – Calon wakil gubernur Jawa Timur Puti Guntur Soekarno, mendapat kejutan istimewa saat berkunjung ke Masjid Muhammad Cheng Ho, Surabaya, Rabu (14/2).

Dia dihadiahi qipao, pakaian tradisional khas Tiongkok, oleh Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI). 

Kedatangan Puti Guntur disambut meriah dengan barongsai, kesenian tradisional Tiongok. Dia terlihat sumringah saat mendapat sambutan hangat dari komunitas muslim Tionghoa tersebut. 

Puti, yang dikenal sebagai sosok yang selalu tampil modis itu mengatakan, pakaian tradisional khas Tionghoa punya banyak sisi unik dan menarik. ”Saya bahagia mendapat kado tanda persahabatan ini,” ucap Puti.

Perempuan asal Jakarta itu menambahkan, Indonesia adalah negeri yang penuh keberagaman. Maka menjadi kewajiban seluruh warga negara untuk saling menghormati perbedaan. Itulah intisari Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

Sebagai calon wakil gubernur, Puti menegaskan komitmennya untuk terus menjaga Jawa Timur sebagai provinsi tempat tumbuh suburnya kerukunan. "Sejak awal, Gus Ipul dan saya bertekad menjadikan Jawa Timur sebagai rumah yang ramah bagi semua perbedaan. Rumah yang berkah bagi semua yang tinggal di dalamnya tanpa terkecuali," tegas Puti sembari menyampaikan moto kampanyenya, yakni kabeh sedulur, kabeh makmur.

Saat berada di Ceng Ho, Puti tampak mengagumi arsitektur masjid tersebut. Di mana bangunannya dipengaruhi perpaduan gaya Tiongkok dan Arab. "Nyaman sekali di sini," kata Puti yang juga menunaikan salat Duhur di masjid tersebut.

Puti mengapresiasi semangat berdakwah komunitas muslim Tionghoa di Surabaya, termasuk lewat organisasi PITI. Semangat itu, menurut Puti, terinspirasi oleh kiprah Laksamana Cheng Ho asal Tiongkok yang berdakwah hingga ke Asia Tenggara.

"Saya salut dengan semangat dakwah teman-teman di PITI. Semoga berkah selalu ya. Aamin," kata dosen tamu Kokushikan University, Jepang tersebut.

Dia berharap, Jawa Timur di masa depan semakin kuat persaudaraan dengan menghormati perbedaan suku, agama, maupun golongan. "Kita jaga keragaman, kebhinekaan. Kita  bersatu, gotong royong, untuk bangun ekonomi umat dengan program-program kerakyatan," pungkas Puti.

(did/JPC)

Alur Cerita Berita

Sponsored Content

loading...
 TOP