JawaPos Radar

Soal Rekomendasi Pansus Hak Angket, KPK: Dewan Pengawas Sudah Ada

14/02/2018, 17:17 WIB | Editor: Kuswandi
Febri Diansyah
Juru bicara KPK Febri Diansyah (Dery Ridwansyah/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan, pembentukan lembaga pengawas independen tidak bisa dilakukan secara tiba-tiba dan harus dibentuk dengan analisis yang dalam. Hal ini menyusul adanya rekomendasi dari Pansus Hak Angket yang meminta lembaga antirasuah pimpinan Agus Rahardjo cs tersebut, segera membentuk dewan pengawas eksternal untuk mengawasi kegiatannya sehari-hari.

Menurut juru bicara KPK Febri Diansyah, sebenarnya tidak perlu ada dewan pengawas ekternal, karena KPK sudah ada deputi khusus di bawah naungan pimpinan KPK.

“Selama ini pengawasan terhadap KPK juga sudah cukup masif dilakukan, baik melalui rapat bersama DPR bahkan Mahkamah Konstitusi yang menegaskan fungsi pengawasan DPR tersebut,” ungkap Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada awak media di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu, (14/2)

Febri menyebut, dalam internal KPK sudah ada deputi khusus dibawah Pimpinan KPK. Sebagai contoh, bila Pimpinan KPK melakukan pelanggaran kode etik, maka ada mekanisme pengawasan yang melibatkan pihak eksternal yang disebut komite etik.

“Kita tentu tidak perlu mengada-adakan sesuatu yang sebenarnya sudah dilaksanakan,” tukasnya.

Namun, karena sudah menjadi keputusan Pansus Hak Angket, maka KPK tengah mempertimbangkannya. Yang pasti kata Febri, KPK mengingatkan agar fungsi pengawasan tersebut tidak mengganggu ranah yudisial. Sehingga jangan sampai ada aktor lain yang masuk dalam ranah proses hukum yang tengah dijalankan oleh KPK.

Sebelumnya, Pansus hak angket KPK telah mengeluarkan surat rekomendasi untuk pengawasan lembaga antikorupsi ini. Dalam surat rekomendasi tersebut, dikatakan bahwa panitia pansus meminta agar Presiden Joko Widodo membentuk dewan pengawas untuk mengawasi kinerja lembaga antitasuah ini, agar selalu terukur dan seimbang.

(ipp/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up