JawaPos Radar

Dua Tante Denmark Kupas Tuntas Hubungan Mereka di Hari Valentine

14/02/2018, 16:53 WIB | Editor: Banu Adikara
Kamilla Rytter Juhl/Christinna Pedersen, Tante Denmark
Kamilla Rytter Juhl/Christinna Pedersen (Twitter Badminton Europe @EuropeBEC)
Share this image

JawaPos.com – Ganda putri Denmark Kamilla Rytter Juhl/Christinna Pedersen sudah tidak lagi merahasiakan hubungan asmara mereka yang terjalin selama sembilan tahun belakangan.

Mengumumkan secara resmi lewat buku yang mereka tulis berdua di tahun 2017 (Det Unnike Makkerskab, yang secara harafiah berarti Kemitraan yang Unik, Red), duo yang juga dikenal dengan julukan ‘Tante Denmark’ oleh pecinta bulu tangkis Indonesia ini seolah tak ragu lagi membagikan kisah cinta mereka kepada jurnalis dan publik mancanegara.

Dilansir dari scroll.in tepat di Hari Valentine pada Rabu (14/2), Juhl/Pedersen mengupas tuntas jalinan kasih mereka di hari kasih sayang ini.

Kamilla Rytter Juhl/Christinna Pedersen, Tante Denmark
Juhl/Pedersen dan buku yang mereka tulis, Det Unikke Makkerskab (Kemitraan yang Unik) (Instagram Juhl/Pedersen @rytterjuhlpedersen)

Bagaimana kalian berdua bertemu?

Christinna (C): Semua berawal di tahun 2009. Kami saling menyukai satu sama lain, lalu memutuskan memberitahu orang tua kami masing-masing dan sahabat-sahabat kami. Sebetulnya sesederhana itu. Semua orang di Denmark sudah tahu kalau kami sepasang kekasih. Dunia lalu mengetahui hal ini setelah kami merilis buku kami, jadi ya tidak masalah buat kami kalau ada jurnalis yang bertanya.

Kamilla (K): Kami berdua berlatih di pelatnas, dan di sanalah kami berdua bertemu. Kami berlatih berdua setiap hari. Rasa cinta itu tumbuh secara perlahan dan melalui proses, jadi bukan seperti cinta pada pandangan pertama.

Apa hal yang kalian sukai dari pasangan kalian?

C: Kamilla orang yang sangat tenang, baik itu di latihan, atau saat turnamen. Saya bukan tipe orang yang tenang, dan saya belajar banyak sekali dari dia.

K: Saya hampir menyukai semua hal dari Christinna. Di orang yang bisa membuat saya lebih yakin dan percaya dengan diri sendiri karena dia sendiri adalah orang yang sangat percaya diri. Hal ini yang membuat kami merasa menjadi pasangan yang sangat cocok, baik di lapangan atau di luar lapangan.

Apa ada hal yang tidak kalian sukai dari pasangan?

C dan K: Sepertinya tidak ada.

Kalian pernah bilang kalau orang-orang sama sekali tidak mempermasalahkan hubungan kalian. Tapi harus diakui bahwa tetap ada reaksi negatif. Bagaimana kalian menanggapi hal-hal itu?

K: Sejujurnya kami tidak memperhatikan reaksi negatif orang tentang hubungan kami. Kami tidak pernah menghitungnya, tapi ibarat ada 100 orang yang berkomentar di media sosial kami, hanya dua di antaranya yang memberi komentar negatif. Kami paham betul banyak orang di luar sana yang tidak menyukai hubungan seperti ini, tapi kami tidak masalah karena di luar mereka masih banyak yang mendukung kami. Sejauh ini tidak ada yang bereaksi terlalu agresif terhadap kami. Dan perlu digarisbawahi, kami hanya menerima reaksi negatif di dunia maya. Tidak ada yang pernah menentang kami terang-terangan di dunia nyata.

Apa yang terlintas di pikiran kalian jika datang ke negara yang menentang bahkan mengkriminalisasi hubungan sesama jenis, seperti India misalnya?

C: Saat merilis buku kami, yang kami lakukan saat itu adalah menunggu adanya reaksi. India termasuk negara yang kami tunggu reaksinya. Ternyata, tidak ada apa-apa. Kami betul-betul senang banyak orang tetap bersikap baik dan bersahabat kepada kami. Yang paling penting bagi kami adalah walaupun di luar lapangan kami adalah pasangan sesama jenis, kami adalah orang yang sama baik sebelum ataupun sesudah orang mengetahui bahwa kami menjalin hubungan. Kami tetaplah Christinna dan Kamilla yang orang tahu. Tidak ada yang berubah.

Kalian berkarir di olahraga yang sama, apakah ada pengaruh baik atau buruk dari hal ini di kehidupan kalian? Karena salah satu dari kalian mungkin ingin terus membicarakan olahraga, tapi yang lain tidak mau.

K: Kalau ada yang bertanya pada kami berapa lama kami menghabiskan waktu bersama setiap hari, saya selalu jawab 24 jam sehari. Tentu saja karena kami terus bersama-sama dalam banyak hal. Kami mencintai bulu tangkis, kami mencintai olahraga yang kami geluti, dan kami membicarakan itu setiap hari. Tapi hal itu tentu tidak kami bicarakan saat kami pulang dari bertanding lalu kami analisis bersama-sama bagaimana permainan kami tadi.

C: Tapi kadang kalau Kamilla bikin eror terus, tetap saya analisis (tertawa).

K: Untungnya tidak setiap hari (melakukan eror, Red).

Apa pernah masalah pribadi kalian mengganggu performa di pertandingan?

K: Kami sudah main bersama selama delapan tahun. Tentu saja pasti ada konflik, walaupun tidak banyak. Rasanya, kami tidak pernah kalah di sebuah turnamen karena terganggu masalah pribadi. Kami tahu bahwa ketika kami masuk ke lapangan, kami harus menjadi satu kesatuan, atau lawan akan mengalahkan kami.

Dengan menjalin hubungan, kalian jadi semakin mengerti pola main masing-masing?

C: Saya percaya bahwa hal itu yang membuat kami menjadi pasangan yang kuat. Kami saling mengenal satu sama lain. Seperti yang Kamilla bilang, kami harus selalu satu hati saat masuk bersama ke lapangan. Itulah rahasia kami dalam mencapai hasil maksimal. Kami saling mencintai.

Apa yang kalian lakukan kalau sedang tidak latihan atau tanding bulu tangkis?

C: Karena kami mengunjungi banyak negara selama menjalani turnamen, kami memilih berkumpul dengan keluarga jika sedang tidak bertanding. Kami pergi ke bioskop untuk menonton film, pergi ke pusat kota dan minum kopi, serta hal-hal sederhana dan santai lainnya.

Sesulit apa menjaga hubungan yang sudah terjalin sejak tahun 2009?

K: Kami tidak mengeluarkan banyak energi dalam menjalin dan memelihara hubungan kami. Para rekan kami di tim nasional dan para pelatih tahu itu semua. 

Apa kalian terganggu jika orang lebih tertarik membahas orientasi seksual kalian ketimbang permainan kalian?

C: Tidak. Alasan utama kami merahasiakan hubungan kami sebelum akhirnya kami buka untuk umum adalah karena kami ingin menunjukkan bahwa kami pemain bulu tangkis yang andal, ketimbang cuma terkenal karena kami menjalin hubungan.

(ce1/kar/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up