Minggu, 25 Feb 2018
Logo JawaPos.com
Pemilihan

Sihar Ungkap Makna Khusus Syal yang Mereka Kenakan

| editor : 

Pasangan DJOSS memakai syal yang bermotif etnik saat pengundian nomor urut di Hotel Grand Mercure, Selasa (13/2).

Pasangan DJOSS memakai syal yang bermotif etnik saat pengundian nomor urut di Hotel Grand Mercure, Selasa (13/2). (Prayugo Utomo/JawaPos.com)

JawaPos.com - Dalam rapat pleno terbuka pengundian nomor urut, dua Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus (DJOSS) dan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (ERAMAS) tampak kompak mengenakan kemeja putih.

Berbeda dengan pasangan ERAMAS yang memakai kopiah hitam, pasangan DJOSS hadir dengan memakai syal bermotif ulos. Menurut Calon Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Sihar Sitorus, syal yang mereka pakai adalah perpaduan berbagai etnis di Sumut. Sihar menjelaskan, Sumut adalah provinsi dengan segudang kekayaan budaya.

"Ada warna Selatan, Utara, Melayu, dan semua warna di Sumut. Ini Ulos gabungan. Ada dari Toba, Mandailingnya ada dan etnis lain juga ada," kata Sihar sambil menunjukkan ulos yang mereka pakai, Selasa (13/2).

Ulos itu juga katanya, melambangkan persatuan. Apalagi pasangan yang didukung PDIP dan PPP ini juga mengusung nilai-nilai persatuan.

"Ini artinya, saling bertautan, saling bersaudara. Apapun agama kita, apapun etnis kita, golongan kita, terpaut pada persatuan," kata putra dari pengusaha perkebunan, (Alm) DL Sitorus itu.

Sementara itu, Djarot Saiful Hidayat kepada awak media mengungkapkan, dirinya menginginkan Sumut menjadi provinsi yang bersih dan hebat. Sesuai dengan tagline yang mereka usung Semua Urusan Mudah dan Transparan (SUMUT).

"Kami mohon, pendukung DJOSS untuk bersikap santun, dialog yang baik, tatacara yang baik. Tidak mudah terprovokasi," pungkasnya.

Saat pengundian yang dilaklukan oleh KPU Sumut, pasangan DJOSS mendapat nomor urut dua. Sedangkan rivalnya ERAMAS mendapat nomor urut satu.

(pra/JPC)

Alur Cerita Berita

Sponsored Content

loading...
 TOP