Sabtu, 24 Feb 2018
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
JPG Today

Lebih Dari 51 Ribu Anak Terlantar Tersebar di Sumbar

| editor : 

Kepala Dinas Sosial Pemprov Sumbar Abdul Gafar

Kepala Dinas Sosial Pemprov Sumbar Abdul Gafar (Riki Chandra/JawaPos,com)

JawaPos.com - Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) ternyata belum keluar dari masalah kesejahteraan. Mulai dari persoalan kemiskinan hingga persoalan anak-anak terlantar masih menjadi pekerjaan rumah yang mesti dituntaskan Pemerintah daerah.

Catatan Dinas Sosial Provinsi Sumbar mengungkapkan, jumlah anak terlantar sepanjang 2017 lalu mencapai 51.672 orang. Ribuan anak terlantar itu tersebar pada berbagai daerah di Sumbar.

Namun, yang paling tinggi jumlahnya terdapat di Padang Pariaman dengan angka 34.655 orang. Kemudian Sijunjung 9.266 orang, Pesisir Selatan 1.357 orang. Lalu, Kabupaten Limapuluh Kota 1.300 orang, Kota Padang 834, Kabupaten Agam 623, Kabupaten Solok 672 orang, dan Kota Solok 463 orang.

Kepala Dinas Sosial Pemprov Sumbar Abdul Gafar memgatakan, jumlah tersebut sedikit turun dibandingkan tahun 2016 yang mencapai 51.872 orang.

Meski mengalami penurunan, anak-anak terlantar ini menjadi penyumbang permasalahan kesejahteraan sosial pertama di Sumbar. Anak-anak terlantar yang dimaksud adalah anak usia di bawah 15 tahun yang kebutuhan dasarnya tidak terpenuhi akibat berbagai hal seperti kondisi ekonomi, problema keluarga dan sebagainya.

"Anak-anak terlantar masih menjadi persoalan utama di Sumbar yang mesti terus kita tekan," kata Abdul Gafar, Selasa (16/1).

Abdul mengatakan, pihaknya terus melanjutkan upaya preventif dan pemberian bantuan sosial terhadap anak-anak terlantar. Pihaknya pun mengupayakan semaksimal mungkin untuk menekan jumlah anak terlantar dengan mengupayakan kebutuhan dasar mereka terpenuhi.

"Upaya kami, seperti memberikan bantuan kepada keluarganya seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk melanjutkan pendidikan," kata Abdul.

Selain itu, lanjut Abdul, anak-anak terlantar yang memang tidak memiliki orang tua bakal dimasukkan ke panti asuhan. Data pada 2016, terdapat 122 panti asuhan untuk anak terlantar di Sumbar.

"Memang tantangannya di anggaran panti sosial sebagai. Namun pemerintah selalu berupaya memberikan yang terbaik," katanya.

Dinsos Sumbar juga merinci, jumlah anak berusia di bawah lima tahun yang terlantar sebanyak 10.086 orang, anak jalanan 622 orang, dan lanjut usia yang terlantar sebanyak 46.835 orang.

(rcc/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP