JawaPos Radar

Dakwaan Rampung, Istri Wako Padang Panjang Segera Jalani Sidang

16/01/2018, 20:19 WIB | Editor: Budi Warsito
Dakwaan Rampung, Istri Wako Padang Panjang Segera Jalani Sidang
Jaksa Kejari Padang Panjang Syahrul menyerahkan berkas dakwaan untuk dua tersangka dugaan kasus korupsi pengadaan alat rumdis Padang Panjang kepada Panitera Muda Tipikor Rimson Situmorang, Selasa (16/1). (Riki Chandra/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Berkas dakwaan terhadap terduga kasus pengadaan peralatan rumah dinas (rumdis) Maria Veronika dan Rici Lima Saza akhirnya rampung dan telah dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Padang.

Maria Veronika yang merupakan Istri Wali Kota Padang Panjang itu akan segera menjalani sidang atas kasus dugaan korupsi yang menyeret dirinya.

"Ya, berkas dakwaannya sudah kita terima. Tinggal menunggu proses selanjutnya," kata Panitera Muda Pengadilan Tipikor Padang, Rimson Situmorang yang menerima pelimpahan berkas dari Kasi Pidsus Kejari Padang Panjang, Selasa (16/1).

Rimson Situmorang mengatakan, pelaksanaan sidang terhadap kedua orang terduga korupsi ini menunggu penetapan majelis hakim. "Berkas ini kita serahkan pada ketua Pengadilan. Nah, ketua Pengadilan kelak yang menunjuk tiga orang hakim untuk memproses perkara ini," katanya.

Setelah diamankan oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang Panjang, Maria Veronika diinapkan di rumah tahanan (rutan) kelas II B Anak Air Padang sejak Selasa (9/1) pekan lalu. Ia ditahan bersama Rici Lima Saza.

Penahanan terhadap keduanya dilakukan menyusul setelah dilimpahkannya berkas tahap 2 oleh penyidik Polres Padang Panjang pada pihak Kejari Padang Panjang. Kedua dititipkan dalam sel tahanan guna merampungkan proses penyusunan dakwaan.

Kedua tersangka ini dijerat kasus dugaan korupsi anggaran lingkungan rumdis Wali Kota Padang Panjang tahun anggaran 2014-2015 silam. Kerugian keuangan negara dalam kasus itu disebut mencapai Rp160 juta lebih dengan modus pembayaran gaji fiktif terhadap pekerja rumdis.

Sebelumnya, Maria Veronika sempat berupaya mengajukan praperadilan untuk menghilangkan status tersangka tersebut. Namun, hakim tunggal Dyah Sutji Imani menolak seluruh gugatan yang disampaikan Maria melalui kuasa hukumnya. Hakim pun menyatakan penetapan Maria sebagai tersangka oleh penyidik Polres Padang Panjang telah sesuai aturan hukum yang berlaku.

(rcc/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up