Jumat, 19 Jan 2018
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
JPG Today

Sedih Harga Beras Naik, Zulkifli: Ini Sungguh Menyedihkan

| editor : 

Zulkifli Hasan

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan usai melakukan konsolidasi kader PAN di GOR Manahan, Solo, Minggu (14/1). (Ari Purnomo/JawaPos.com)

JawaPos.com - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengungkapkan rasa sedihnya setelah melihat kenaikan harga kebutuhan pokok, salah satunya harga beras. Ini diketahui saat dirinya mengunjungi pasar tradisional Pasar Gede, Minggu (14/1) pagi.

Saat itu, dirinya juga sempat berbincang dengan pedagang mengenai harga beras dan diketahui harganya mengalami kenaikan antara Rp 2.000-Rp 2.500. "Beras naik, ini sungguh menyedihkan," terangnya kepada JawaPos.com, Minggu (14/1).

Untuk itu, pria yang akrab disapa Zulhasan ini meminta pemerintah segera turun tangan guna menstabilkan harga. Salah satunya yakni dengan melakukan operasi pasar secara besar-besaran. "Habiskan stok Bulog agar harga bisa normal kembali," katanya. 

Dengan kenaikan harga beras ini jelas akan membebani masyarakat. Mengingat selama ini kenaikan harga juga tidak hanya terjadi pada harga bahan pokok saja. Melainkan juga harga gas, harga listrik dan juga kenaikan kebutuhan lainnya.

Dengan kenaikan ini, beban rakyat juga akan semakin berat. "Kasihan rakyat kita," ucapnya. 

Zulhasan mengatakan, selama ini Bulog mempunyai stok beras yang mencukupi untuk rakyat. Dengan stok tersebut harga beras juga bisa kembali normal atau stabil.

"Kalau betul Bulog masih ada dua juta ton itu habiskan dulu biar harga bisa kembali normal," ucapnya. 

Disinggung mengenai rencana pemerintah yang akan impor beras, Zulhasan menyarankan agar rencana tersebut benar-benar dipikirkan secara matang. 

Mengingat, bulan Februari mendatang akan ada panen raya. Sehingga, jika impor itu dilakukan maka bisa menyengsarakan para petani. Meski begitu, Zulhasan tidak melarang pemerintah untuk melakukan impor.

Dengan catatan beras tersebut tidak perlu masuk ke Indonesia dulu. Tetapi agar ditempatkan di luar, dan baru didatangkan saat butuh saja. "Biarkan di luar buat cadangan saja, jangan dibawa masuk. Karena nanti Februari ada panen raya," tandasnya.

(apl/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP