Selasa, 23 Jan 2018
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
JPG Today

Gelombang Tinggi, Warga Diminta Menjauh dari Pantai

| editor : 

Gelombang tinggi

Masyarakat diminta menjauh dari pantai. Pasalnya BMKG memperkirakan terjadinya gelombang tinggi. (Tika Hapsari/JawaPos.com)

JawaPos.com - Bagi masyarakat yang hendak bepergian ke pantai selatan, terutama yang ada di Kabupaten Malang, harap meningkatkan kewaspadaan.

Hal ini dikarenakan, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim, Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, memprediksi, gelombang tinggi terjadi di sepanjang pantai yang ada di Samudera Hindia atau pesisir selatan Jawa Timur. Yakni, dua hingga enam meter. Tidak terkecuali dengan perairan Kabupaten Malang yang berada di Samudera Hindia. 

Padahal biasanya, dari prediksi cuaca yang disampaikan oleh Stasiun Meteorologi Maritim, ketinggian gelombang di pantai selatan Jawa Timur terprediksi maksimal 2,5 meter.

Koordinator Forecaster, Ari Widjajanto, menjelaskan, tidak cukup itu saja, kawasan pesisir selatan Kabupaten Malang juga diprediksikan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. 

"Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di perairan selatan Jawa Timur dan Kepulauan Kangean," kata Ari, kepada JawaPos.com, Minggu (14/1). 

Sementara itu, lanjut dia, hujan sedang hingga lebat juga berpotensi terjadi di Laut Jawa bagian timur, perairan Kepulauan Bawean, Masalembu, Selat Madura dan Samudera Hindia selatan Jawa Timur. 

"Juga ada potensi hujan lokal di kawasan tersebut," katanya lagi. 

Lanjut Ari, bukan hanya gelombang tinggi terjadi di wilayah Samudera Hindia atau pesisir selatan Jawa Timur saja. Laut Jawa, yang biasanya gelombang berkisar antara 0,5-1 meter juga diprediksi bergelombang tinggi. Perkiraan antara 1,5-3,5 meter. 

Ari juga meminta kepada masyarakat mewaspadai gelombang di atas 2,5 meter. Terjadi di Laut Jawa, perairan Kepulauan Masalembu, Pulau Bawean, utara Jawa Timur, Kepulauan Kangean, perairan selatan Jatim dan Samudera Hindia selatan Jatim. 

"Harap meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian bagi wisatawan atau masyarakat yang beraktivitas di perairan," pungkasnya.

(tik/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP