Kamis, 26 Apr 2018
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Internasional

Israel Mau Tutup 7 Misi Diplomatik Demi Berhemat, Duitnya Buat Apa?

| editor : 

Israel

Israel (Nigerian Pilot)

JawaPos.com - Israel dalam anggaran negara terbarunya berencana menutup tujuh misi diplomatiknya di seluruh dunia. Ini menurut laporan harian Israel Haaretz.

Dalam anggaran 2019, yang disetujui Jumat lalu, tidak ada informasi detail tujuh misi diplomatik apa saja yang akan ditutup, setelah negara ini sebelumnya merencanakan akan menutup 22 misi.

Di antara misi diplomatik yang terancam ditutup Israel antara lain misi diplomatik di Washington, Atlanta, Boston, Houston, Los Angeles, Miami, San Francisco, Chicago, New York di AS; Misi diplomatik di Toronto, Montreal,dan Ottawa di Kanada.

Israel

Israel (Reuters)

Juga misi diplomatik di Brasilia dan San Paolo di Brasil; Misi diplomatik di Ankara dan Istanbul di Turki; Misi diplomatik di Berlin and Munich di Jerman; perwakilan diplomatik di Latvia dan Lithuania, perwakilan diplomatik di Republik Czech dan Slovakia.  Misi diplomatik terancam ditutup karena tingginya biaya operasional tahunan Israel di sana.

Seperti dilansir Anadolu Agency, Sabtu, (13/1), Departemen Keuangan Israel juga mengusulkan pemotongan jumlah misi ataupun penggabungan beberapa misi diplomatik Israel di Turki.

Israel saat ini memiliki kedutaan besar di Ibu Kota Turki Ankara dan sebuah konsulat di pusat keuangan Istanbul.

Israel juga memiliki rencana untuk mengurangi 140 pegawai Kementerian Luar Negeri Israel. Namun, rencana tersebut diganti dengan rencana untuk mendorong para staf kementerian agar pensiun lebih awal.

Kementerian Luar Negeri Israel mengatakan, penutupan akan berlangsung selama tiga tahun. Uang yang akan dikembalikan ke Kementerian Keuangan.

Menurut sumber di Kementerian Keuangan, sebagian besar uang itu akan digunakan untuk biaya pertahanan dan real estate. Apakah biaya real estate berarti biaya untuk pembangunan pemukiman ilegal? Ini masih jadi pertanyaan.

Saat ini Israel memelihara hubungan diplomatik dengan 162 negara di seluruh dunia.

(met/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP