Sabtu, 20 Jan 2018
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Bulutangkis

Malaysia Masters 2018

Malaysia Kerahkan Kekuatan Penuh, Indonesia Bagaimana?

| editor : 

Malaysia Masters 2018

Lee Chong Wei (bwfbadminton.com)

JawaPos.com - Agenda kedua kalender Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Malaysia Masters 2018 akan bergulir pada Selasa (16/1) pekan depan. Tuan rumah menurunkan kekuatan penuh.

Keseriusan Malaysia dalam menyambut tahun 2018 sudah diperlihatkan dari Thailand Masters 2018, di mana mereka kembali memasangkan para pasangan kelas dunia yang sempat dipisah karena beragam alasan.

Ganda putra Goh V Shem/Tan Wee Kiong, serta ganda campuran Chan Peng Soon/Goh Liu Ying adalah dua pasangan fenomenal yang baru kembali dikawinkan tahun ini.

Walau sudah berbulan-bulan tak main bersama, kedua pasangan yang sama-sama meraih medali perak Olimpiade Rio de Janeiro 2016 itu sudah menunjukkan taring mereka di Thailand Masters 2018. Peng Soon/Liu Ying bahkan sukses melenggang ke babak final, sementara V Shem/Wee Kiong mampu melaju hingga semifinal.

Penampilan mereka tentu mendapat ekspektasi tinggi di hadapan publik sendiri.

Kedua pasangan ini memang sudah diprospek untuk melambungkan Malaysia di beberapa ajang bergengsi tahun ini, seperti Commonwealth Games 2018, Piala Thomas dan Uber 2018, serta puncaknya di Asian Games 2018.

Di sektor tunggal putra, superstar bulu tangkis Negeri Jiran Lee Chong Wei juga dipastikan turun sebagai unggulan 2.

Beberapa nama tangguh lain, seperti Woon Khe Wei/Vivian Hoo (ganda putri), Goh Soon Huat/Shevon Jemie Lai (ganda campuran), Lai Pei Jing/Tan Kian Meng (ganda campuran), serta Goh Jin Wei (tunggal putri) juga digelontorkan Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia untuk mengharumkan nama tuan rumah.

Bagaimana dengan Indonesia?

PBSI rupanya tidak menurunkan semua kekuatan inti mereka untuk berlaga di Kuala Lumpur nanti. Peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016 Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir tidak ikut bertanding.

Sebagai gantinya, Indonesia mengirim dua pasangan baru, yakni Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, dan Ricky Karanda Suwardi/Debby Susanto.

Praveen dan Debby yang sebelumnya berpasangan dan berhasil menjuarai All England 2016 terpaksa dipisah tahun ini karena tidak menunjukkan performa memuaskan di tahun 2017. Ricky pun dimutasi dari sektor ganda putra karena performanya bersama Angga Pratama melorot drastis di tahun yang sama.

Sementara itu, seluruh pasangan ganda putra yang bertarung di Thailand Masters 2018, yakni Berry Angriawan/Hardianto, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, serta Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Susanto kembali diturunkan untuk melapisi ganda putra terbaik Indonesia saat ini, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang juga tidak dikirim ke Kuala Lumpur.

Di sektor ganda putri, PBSI juga tidak mengirim Greysia Polii/Apriani Rahayu. Indonesia akan kembali diwakili Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani, dan Yulfira Subarkah/Nitya Krishinda Maheswari.

PBSI hanya mengirim para pemain terbaik mereka di sektor tunggal putra dan putri. Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, dan Ihsan Maulana Mustofa akan berangkat ke Malaysia. Fitriani dan Hanna Ramadini juga masuk dalam skuat Merah Putih.

Malaysia Masters 2018 akan bergulir pada 16 - 21 Januari pekan depan.

(kar/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP