Minggu, 21 Jan 2018
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Hukum & Kriminal

Sindikat Pengedar Sabu di Asahan Diringkus, 76 Gram Sabu Disita

| editor : 

Kasus Narkoba

ILUSTRASI (dok.JawaPos.com)

JawaPos.com – Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan kembali membongkar peredaran gelap narkotika jenis sabu di Kabupaten Asahan. Sedikitnya tiga orang sindikat pengedar narkoba diringkus dalam pengungkapan tersebut.

Kasat Reserse Narkoba Polres Asahan AKP Wilson Siregar mewakili Kapolres Asahan AKBP Kobul Syahrin Ritonga mengatakan, tiga tersangka pengedar sabu yang diringkus yakni, Dani Harahap, 23, warga Jalan Ade Irma Nasution No. 19, Kecamatan Tanjung Balai Selatan, Tanjung Balai; Suheri dan Suratman alias Man Boy.

"Penangkapan terhadap tersangka Dani merupakan hasil pengembangan dari penangkapan tersangka Suheri dan Suratman alias Man Boy," ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (13/1). 

Kasus Narkoba

Tersangka Dani Harahap, 23, warga Jalan Ade Irma Nasution No.19, Kecamatan Tanjung Balai Selatan, Tanjung Balai yang diringkus Satres Narkoba Polres Asahan. (Istimewa)

AKP Wilson melanjutkan, penangkapan terhadap tersangka Dian berlangsung pada hari Jumat (12/1) sekitar pukul 23.15 WIB, di Desa Rejo Sari, Dusun I, Kecamatan Pulau Bandring, Kabupaten Asahan.

Sementara, kedua rekannya yang tertangkap lebih dulu diringkus pada hari Kamis (11/1) sekitar pukul 19.00 WIB. 

Dari tangan para tersangka berhasil disita tiga plastik klip besar berisi  butiran kristal diduga sabu seberat 76, 64 gram; satu unit sepeda motor Honda Revo warna hitam tanpa plat; satu unit sepeda motor Yamaha Euro tanpa plat; satu timbangan elektrik; satu plastik klip kosong kemudian buku dan tiga lembar catatan penjualan sabu. 

"Tersangka mengaku mendapatkan sabu tersebut dari rekannya bernama Ameng warga Lingkungan IX, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan. Namun saat akan ditangkap yang bersangkutan telah melarikan diri," papar dia.

Dari kediaman Ameng, pihaknya menyita satu bungkus plastik klip yang diduga berisikan sabu, timbangan elektrik dan buku catatan. "Saat ini kami masih melakukan pengembangan untuk meringkus tersangka Ameng. 

"Kita juga akan melengkapi mindik, periksa barang bukti narkotika diduga sabu ke Labfor, melakukan gelar perkara. Proses sidik sampai tuntas," tandasnya. 

(bew/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP