Jumat, 27 Apr 2018
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Entertainment

Alasan Ini yang Membuat Mereka Putuskan Menjadi Bintang 'Panas'

| editor : 

Bintang panas Olivia Nova

Olivia Nova (Twitter)

JawaPos.com - Alasan ekonomi ternyata yang membuat sebagian bintang 'panas' terjun ke dunia industri film dewasa. Hal itu, sebagaimana diungkapkan seorang bintang film dewasa, Della Dane.

Wanita 33 tahun yang baru memasuki industri film porno tiga bulan lalu ini bercerita bahwa masalah ekonomi menjadi faktor yang menyebabkannya terjun ke dunia industri porno. Padahal, Dane memegang gelar sarjana bahasa Inggris dan gelar master Marriage and Family Therapy, yang mengkhususkan diri pada terapi seks.

"Pekerjaan (awal) saya terapis untuk membicarakan masalah seks. Bukan seperti saya sekarang yang berhubungan seks," kata Dane dalam sebuah wawancara kepada Forbes, Desember 2017 lalu.

Daftar bintang 'Panas' yang meninggal tiga bulan terakhir

Ilustrasi akhir hidup mengenaskan sang bintang 'Panas' (Rofiah Darajat/JawaPos.com)

Dane mengungkapkan awal mula terjun ke industri tersebut tidak sengaja. Berawal dari kepindahannya San Francisco. Di sana lah, dia mulai bekerja sebagai penari telanjang untuk menambah penghasilannya sebagai terapis pra-lisensi.

Kemudian, dia pindah ke Los Angeles bersama suaminya dan mulai membangun praktik terapinya yang ternyata butuh waktu lebih lama membangunnya dari perkiraannya. Di sebuah bar di kota itu lah, Dane mulai menari tanpa pakaian. Hingga akhirnya beraksi dengan lawan mainnya di hadapan para tamu bar. Tetapi, dia sama sekali belum mengetahui mengenai industri film dewasa.

Pernikahannya kemudian berakhir dan minatnya untuk membuka praktik terapis berkurang. Selanjutnya, dia malah berahir di industri film dewasa. Walaupun, diakuinya sejauh ini baru bermain kurang dari selusin film.

Terjun secara profesional, membuatnya memiliki agen. Tetapi, dikatakannya jika ingin dikenal dan menghasilkan banyak uang, maka harus mempromosikan diri di media sosial. Kemudian, akan ada pelanggan yang menghubungi selanjutnya membayar setiap berkomunikasi melalui pesan singkat atau telepon.

Namun, menjadi pemain dewasa dikatakan Dane membutuhkan biaya perawatan yang tidak sedikit juga. Dia harus ke gym, salon melakukan perawatan, seperti facial, manikur, padikur, suntik botox hingga membersihkan tubuhnya dari bulu atau rambut. Ditambah lagi, dia juga harus membeli pakaian yang tepat untuk setiap penampilannya.

Tak hanya itu, wanita 33 tahun ini mengungkapkan bahwa dia harus mengeluarkan uang sekitar USD 150 atau sekitar Rp 2 juta rupiah setiap dua minggu. Hal itu untuk melakukan tes penyakit menular seksual dan HIV.

Lalu berapa penghasilan yang didapatnya? Dane yang ketika wawancara menerima sebuah panggilan syuting mengatakan sekali beradegan dengan seorang bintang pria, akan mendapatkan sekitar USD 700 atau sekitar Rp 9 juta.

(yln/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP