Selasa, 16 Jan 2018
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Humaniora

Tegas! Menhub Minta Truk dan Bus Tak Laik Jalan Dikandangkan Saja

| editor : 

Ilustrasi bus jadi salah moda transportasi andalan masyarakat dalam mengisi liburan

Ilustrasi bus jadi salah moda transportasi andalan masyarakat dalam mengisi liburan (Dok.JawaPos.com)

JawaPos.com - Kementerian Perhubungan tidak mau main-main lagi dengan standar keamanan kendaraan, khususnya angkutan umum. Bus dan truk yang layak operasi diminta untuk tidak dioperasikan karena membahayakan penumpang. Hasil pengujian ramp check yang dilakukan dalam beberapa waktu terakhir di beberapa lokasi mendapati sejumlah truk maupun bus yang tidak lulus alias tidak layak jalan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta kepada pemilik kendaraan maupun bus agar tidak mengoperasikannya menjelang libur panjang perayaan Natal dan Tahun Baru. Pasalnya, jika terus dibiarkan maka keselamatan para penumpang akan terancam.

"Saya minta kepada pemilik bus yang tidak layak, pemilik truk yang tidak layak agar tidak dioperasikan," ujarnya dalam konferensi pers di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Rabu (13/12).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (DOK HENDARA EKA/JAWA POS)

Menurutnya, law enforcement di lapangan berkaitan dengan kelayakan kendaraan dilakukan secara ketat. "Kita akan lakukan secara intensif, satu kali terjadi kecelakaan di puncak, satu kali terjadi kecelakaan di jalan itu kita akan menyesal," tambahnya mengingatkan kecelakaan maut yang pernah terjadi tahun lalu di lintasan Bogor-Cianjur.

Pihaknya akan bekerja sama dengan Korps Lalu Lintas Kepolisian RI (Korlantas Polri) dan Dinas Perhubungan untuk melakukan pemantauan dan eksekusi terhadap truk maupun bus yang tidak layak jalan.

Di samping itu, pihaknya akan secara intensif melakukan ramp check hingga menjelang pelaksanaan libur Natal dan tahun baru tiba. "Kita akan lakukan ramp check dalam waktu dekat ini. Juga, itu kita akan minta bantuan dari Polri dan Dishub untuk melakukan pengamatan, penelitian, dan penghentian kendaraan yang tidak layak," tuturnya.

Budi menambahkan, pihaknya juga meminta kepada Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiadi bersama Jasa Marga dan Kakorlantas untuk terus memantau pergerakan rest area di sejumlah titik. Pihaknya juga memastikan pasokan BBM untuk menghadapi libur natal dan tahun baru dalam kondisi aman.

(ce1/hap/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP