Sabtu, 20 Jan 2018
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Finance

Dongkrak Kinerja, Telemarketing Raih Premi Rp 700 Miliar

| editor : 

Director of Alternative Channel AXA Mandiri Henky Oktavianus berbincang dengan staf telemarketing di Kantor Pusat AXA Mandiri, Kuningan, Jakarta, Selasa (12/12/2017)

Director of Alternative Channel AXA Mandiri Henky Oktavianus berbincang dengan staf telemarketing di Kantor Pusat AXA Mandiri, Kuningan, Jakarta, Selasa (12/12/2017) (MUHAMMAD ALI/JAWA POS)

JawaPos.com - Semakin menurunnya masyarakat yang datang ke bank membuat PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) menggenjot pemasaran lewat jalur distribusi telemarketing. Dengan mengolah data terbaru nasabah Bank Mandiri, telemarketing AXA Mandiri berhasil mendongkrak kinerja hingga diatas 20 persen pada tahun ini.

"Kami optimistis hingga akhir tahun ini produksi premi dari telemarketing bisa mencapai Rp 700 miliar, naik dari tahun lalu yang sebesar Rp 575 miliar. Sekarang telemarketing menjadi jalur distribusi alternatif paling efektif," ujar Director of Alternative Channel AXA Mandiri Henky Oktavianus dikantornya kemarin (12/12).

Melonjaknya produksi telemarketing karena di tahun ini AXA Mandiri melakukan recycle dan analisa ulang data nasabah Bank Mandiri untuk menemukan nasabah-nasabah potensial. Tahun sebelumnya hal tersebut tidak dilakukan karena masih dalam siklus penggunaan data."Data nasabah terbaru inilah yang kami optimalkan melalui telemarketing," ucapnya.

Terdapat tiga jalur distribusi alternatif yang menjadi andalan AXA Mandiri yakni telemarketing yang menyumbang pendapatan 95 persen, dan sisanya jalur alternatif baru yakni digital dan korporat. Namun secara keseluruhan pendapatan AXA Mandiri saat ini masih ditopang jalur bancassurance dengan kontribusi 75 persen. Namun ditengarai bancassurance bakal menurun di masa depan.

 “Kedepan asuransi harus mengandalkan jalur distribusi alternatif karena jalur distribusi in branch tidak akan naik lagi.  Behavior nasabah perbankan mulai berubah. Sekarang kita jualan ke nasabah-nasabah yang tidak lagi datang ke kantor cabang Bank Mandiri. Jadi kita yang harus proaktif menjemput nasabah," kata Henky.

Saat ini, AXA Mandiri masih memimpin pasar industri asuransi jiwa Indonesia di jalur telemarketing dengan pangsa pasar  23 persen. Selain telemarketing, kanal distribusi AXA Mandiri lainnya yakni bancassurance juga masih memimpin dengan pangsa pasar 18,6 persen."Saat ini metode tatap muka masih diperlukan. Tapi kedepan pasti berubah sesuai zaman," jelasnya.

(wir/arm/tih/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP