Rabu, 17 Jan 2018
Logo JawaPos.com
Bisnis

Harbolnas 12.12 Laku Keras, Platform e-Commerce Puas!

| editor : 

Ilustrasi aktivitas belanja lewat online

Ilustrasi aktivitas belanja lewat online

JawaPos.com – Evaluasi momen Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 12.12 membuat gembira bagi para pelaku e-commerce. Momen Harbolnas tahun ini ternyata memecahkan rekor dan mencapai grafik tertinggi. Bahkan kenaikan grafik penjualan sudah terlihat tiga hari sebelum pelaksanaan Harbolnas dan puncaknya pada 12.12 dengan grafik yang naik cukup tajam.

Ketua Panitia Harbolnas 2017 Achmad Alkatiri menjelaskan, belum ada momen Harbolnas yang bisa membuat grafik penjualan begitu naik drastis seperti tahun ini. Dia memantau perkembangan pelaksanaan Harbolnas dalam 4 tahun terakhir, dan tahun ini menjadi rekor puncaknya.

“Meningkatnya sangat curam, saya memang belum bisa share berapa naiknya karena itu menunggu survei Nielsen di tanggal 19 Desember, tetapi kami targetkan sekian di bawah grafik, enggak tahunya penjualan drastis di atasnya curam sekali. Luar biasa, saya belum pernah melihat traffic setinggi ini,” ungkapnya, Rabu (13/12).

Untungnya, tingginya traffic tak menyebabkan traffic platform menjadi error atau lambat. Pihaknya juga mengawasi dengan ketat siapa saja e-commerce yang menjadi peserta dan memberikan diskon abal-abal kepada konsumen.

“Sudah ditelusuri terkait diskon (palsu) misalnya, jika ditemukan pasti langsung dinonaktifkan, namun sejauh ini belum ada informasi itu,” kata Achmad.

Ilustrasi aktivitas belanja lewat online

Ilustrasi aktivitas belanja lewat online (Pixabay.com)

Sebagai salah satu bos Lazada yakni Chief Marketing Officer, Achmad mencontohkan grafik penjualan di Lazada juga naik berkali-kali lipat. Lazada sudah mulai menggulirkan pra-Harbolnas sejak 11.12 pukul 22.00 WIB agar bisa merata hingga ke Indonesia Timur.

“Saya punya grafik untuk memonitor, jumlah traffic terus tinggi dibanding dari minggu lalu, di hari yang sama jam yang sama. Maka kami juga membuat Indonesia Timur lebih mudah berbelanja di momen Harbolnas,” katanya.

Achmad menjelaskan grafik penjualan sudah melewati ambang batas. Paling banyak diburu adalah produk elektronik, aksesori, dan fesyen.

“Naik grafiknya, angkanya gede banget, curam naiknya. Karena itu kini hanya tinggal menunggu survei Nielsen untuk mengumumkan juga berapa banyak pembeli pemula yang baru ikut berbelanja online di platform,” jelasnya. (ika/Marieska)

Simak juga berita mengenai meriahnya Harbolnas 2017 di:

Harbolnas, Diskon Gede-gedean Jelang Akhir Tahun

(ika/ce1/JPC)

Alur Cerita Berita

Sponsored Content

loading...
 TOP