Rabu, 17 Jan 2018
Logo JawaPos.com
Bisnis

Kata Survei, Ini Alasan Shopaholic Lebih Menyukai Belanja Online

| editor : 

Ilustrasi aktivitas belanja online

Ilustrasi aktivitas belanja online (Pixabay.com)

JawaPos.com - Para pecinta belanja belanja atau shopaholic perlahan mulai meninggalkan belanja offline dan menggandrungi belanja online. Alasannya, promo dan diskon saat berbelanja online lebih menarik dibanding offline. Demikian menurut survei yang dilakukan kepada 1254 responden oleh Shopback seperti dikutip JawaPos.com dalam keterangan tertulisnya, Rabu (13/12).

Country General Manager Shopback Indonesia mengatakan, konsumen saat ini lebih tertarik berbelanja di situs online. Sebanyak 37,9 persen responden sudah mulai berbelanja online lebih dari 3 tahun. Sementara persentase konsumen yang berbelanja kurang dari 1 tahun hanya 13 persen.

"Alasan banyak konsumen beralih berbelanja online adalah penawaran berbagai diskon dan promo dari pelaku e-commerce. Baik pria dan wanita mengaku pertama kali berbelanja online karena tertarik dengan promo-promo menarik," terangnya.

Lanjutnya, sebanyak 31,2 persen responden wanita menganggap promo menarik seperti diskon atau potongan harga menjadi daya tarik saat melakukan transaksi belanja online pertama kali. Menurutnya, fakta tersebut bukan sesuatu yang mengejutkan karena sebanyak 92 persen responden juga mengharapkan promo dan diskon menarik selama periode Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2017.

"45,2 persen responden pria mengungkapkan hal yang sama. Kami melihat hal ini begitu penting untuk para pelaku e-commerce di tanah air. Survei ini diharapkan dapat membantu pelaku e-commerce membuat strategi pemasaran yang tepat untuk para konsumen," jelas dia.

Ilustrasi aktivitas belanja online

Ilustrasi aktivitas belanja online (Pixabay.com)

"Hasil survei juga menunjukkan konsumen di Indonesia akan berbelanja di e-commerce yang sama berkali-kali jika menemukan harga dan diskon yang menarik," tambahnya.

Kebanyakan wanita melakukan pembelanjaan pertama di sebuah platform e-commerce pada produk fashion. Lain halnya dengan pria yang memilih membeli gadget dan aksesorisnya pada pembelanjaan pertamanya. Kemudian sebanyak 56,7 persen responden survei juga mengaku mengeluarkan kurang dari Rp 250 ribu saat pertama kali berbelanja online. 

Simak juga berita mengenai meriahnya Harbolnas 2017 di:

Harbolnas, Diskon Gede-gedean Jelang Akhir Tahun

(ce1/hap/JPC)

Alur Cerita Berita

Sponsored Content

loading...
 TOP