Selasa, 24 Apr 2018
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Bisnis

Kurtubi: Elpiji 3 Kg Jadi Pilihan Karena Murah dan Tidak ada Larangan

| editor : 

Anggota Komisi VII DPR RI Kurtubi

Anggota Komisi VII DPR RI Kurtubi (Dok.JawaPos.com)

JawaPos.com - Kelangkaan gas ukuran 3 Kg yang terjadi di banyak daerah yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir karena naiknya kebutuhan terhadap produk gas jenis tersebut. Kebutuhan semakin besar karena terjadi migrasi dari elpiji non subsidi ke subdisi.

"Itu semua terjadi karena faktor murah dan memang tidak ada larangan. Semua bisa beli gas elpiji ukuran 3 Kg," ujar anggota DPR RI Komisi VII Kurtubi saat ditemui di HUT Pertamina ke - 60 di Jakarta, Selasa (12/12).

Menurutnya, perlu dicari mekanisme penyaluran gas elpiji bersubsidi yang lebih tepat sasaran pada kelompok menengah bawah yang butuh subsidi. Dengan subsidi yang tepat, target alokasi sussidi yang disalurkan diharapkan tidak melebihi kuota yang ada.

"Jangan ada kelemahan, seperti orang yang sudah memperoleh kartu subsidi, kartunya bisa diperjualbelikan," tuturnya.

Kurtubi mengaku hingga kini pemerintah belum memberi laporan kepada komisi VII DPR RI dan komisi VII secara formal belum memberi pendapat dalam kelangkaan elpiji.

Lebih lanjut, Kurtubi meminta Pertamina untuk memenuhi kebutuhan gas elpiji ukuran 3 Kg sesuai dengan kebutuhan.

"Dalam memenuhi pasokan gas elpiji 3 Kg, Pertamina tidak boleh rugi. Bila ada kerugian, pemerintah yang akan membayar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Jadi, pihak Pertamina jangan enggan melaksanakan perintah dari pemerintah," tutupnya. 

(sab/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP